Jusuf Kalla Tuding Ada Rekayasa Kepemilikan Lahan
Lebih lanjut, JK menduga kuat adanya rekayasa dalam kasus kepemilikan lahan milik Hadji Kalla ini. Beliau secara spesifik menuding keterlibatan Lippo Group atau Lippo Karawaci, yang merupakan induk usaha dari PT GMTD.
"Jadi itu kebohongan dan rekayasa [kepemilikan], itu permainan Lippo, itu ciri Lippo itu. Jadi jangan main-main di sini, di Makassar ini," ingat JK.
Peringatan soal Mafia Tanah dan Seruan Keadilan
JK mengingatkan bahwa praktik semacam ini, yang diduganya sebagai mafia tanah, sangat berbahaya dan dapat merugikan masyarakat luas. "Kalau begini, nanti seluruh kota dia akan memainkan seperti itu, rampok seperti itu. Kalau Hadji Kalla ada yang mau main-main, apalagi sama rakyat lain," ujarnya.
Di akhir pernyataannya, JK menegaskan komitmen PT Hadji Kalla untuk melawan setiap upaya ketidakadilan. Beliau juga menyampaikan pesan khusus kepada lembaga peradilan. "Mau sampai ke mana pun, kita siap untuk melawan ketidakadilan, tidak kebenaran. Dan jangan juga, aparat pengadilan itu berlaku adillah dukung kebenaranlah, jangan dimainin," pungkas JK.
Artikel Terkait
Ancaman Militer AS ke Iran: Analisis Dampak Hegemoni & Solusi Diplomasi Global
Izin SMA Siger Bandar Lampung Ditolak Disdikbud, Siswa Harus Pindah Sekolah
Presiden Prabowo Jelaskan Alasan Indonesia Gabung Board of Peace, Dapat Dukungan 16 Ormas Islam
Fakta Nama Sri Mulyani di Epstein File: Konteks Profesional di Bank Dunia