Wu Lili Belum Ditahan: Kronologi Tabrakan Fatal di Semarang, Polisi Kumpulkan Bukti

- Jumat, 05 Desember 2025 | 12:25 WIB
Wu Lili Belum Ditahan: Kronologi Tabrakan Fatal di Semarang, Polisi Kumpulkan Bukti
Wu Lili Belum Ditahan, Polisi Kumpulkan Alat Bukti Tabrakan Fatal di Semarang

Wu Lili Belum Ditahan, Polrestabes Semarang Kumpulkan Alat Bukti Tabrakan Fatal

PARADAPOS.COM - Hingga kini, Polrestabes Semarang belum melakukan penahanan terhadap Wu Lili, Warga Negara Asing (WNA) perempuan asal China, yang terlibat dalam kasus tabrakan berujung maut di Kota Semarang. Wu Lili diduga menyetir dalam keadaan mabuk saat kejadian.

Alasan Wu Lili Belum Ditahan oleh Polisi

Kasat Lantas Polrestabes Semarang, AKBP Yunaldi, menjelaskan bahwa penahanan belum dilakukan karena pihaknya masih dalam proses pengumpulan alat bukti dan pemeriksaan saksi-saksi terkait insiden tersebut.

"Lagi kita kumpulkan alat bukti dan saksi-saksi. Jadi belum kita tahan. Nanti kita gelarkan hasil olah TKP-nya," ujar Yunaldi, Jumat (5/12).

Kendala Bahasa dan Kooperatifnya Terdakwa

Meski belum ditahan, Wu Lili disebut kooperatif selama proses pemeriksaan. Kendala utama yang dihadapi penyidik adalah masalah komunikasi bahasa.

"Sejauh ini kita minta BAP kooperatif, kita hadirkan translator. Pakai bahasa China, bahasa Indonesianya kurang lancar," jelas Yunaldi.

Status Dugaan Mabuk dan Koordinasi dengan Imigrasi

Mengenai dugaan kuat bahwa Wu Lili mabuk saat mengemudi, polisi menyatakan masih menunggu hasil resmi dari rumah sakit. Pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan Kantor Imigrasi dan kedutaan terkait. Berdasarkan pemeriksaan sementara, Wu Lili diketahui bekerja di Indonesia.

"Kita sudah koordinasi dengan imigrasi, kita kontak juga kedutaannya supaya tahu," kata Yunaldi.

Kronologi Tabrakan Maut di Semarang Barat

Insiden tragis ini terjadi pada Rabu (3/12) sekitar pukul 22.15 WIB di Jalan Abdulrahman Saleh, Kalibanteng, dekat Warung Burjo Kota 02, Kecamatan Semarang Barat. Wu Lili yang mengemudikan mobil Hyundai Creta diduga menabrak dua sepeda motor, Honda Beat dan PCX, yang melaju dari arah berlawanan.

Pengendara motor, seorang mahasiswi bernama Putri, mengalami luka parah dan meninggal dunia saat menjalani penanganan medis. Usai tabrakan, Wu Lili diamankan warga. Aksi yang diduga mengamuk dari tersangka sempat terekam dan viral di berbagai platform media sosial sebelum polisi datang untuk meredakan situasi.

Editor: Annisa Rachmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar