Ribuan Pendukung Padati Bundaran HI Semarakkan BTN Jakarta International Marathon 2026

- Minggu, 14 Juni 2026 | 01:00 WIB
Ribuan Pendukung Padati Bundaran HI Semarakkan BTN Jakarta International Marathon 2026
PARADAPOS.COM - Ribuan pendukung memadati kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, sejak dini hari untuk menyemangati para pelari dalam ajang BTN Jakarta International Marathon (Jakim) 2026 yang digelar pada Minggu, 14 Juni 2026. Suasana riuh dan penuh energi langsung terasa begitu matahari mulai menyingsing di ibu kota. Mereka yang hadir bukan sekadar penonton, melainkan bagian dari gelombang semangat yang mengiringi setiap langkah ribuan peserta lintasan.

Pendukung Datang Sejak Subuh

Salah satu tim pendukung, Tika (22), mengaku sudah tidak sabar untuk ikut bersorak. “Keren! Excited banget buat jadi cheering (pendukung bersorak),” ujarnya di Bundaran HI, Jakarta, Minggu, 14 Juni 2026. Menurut Tika, timnya sudah bersiap sejak pagi buta. Mereka sengaja datang lebih awal untuk menyaksikan para peserta kategori full marathon yang memulai lomba sejak pukul 04.00 WIB. “Dari jam 4 (pagi) kan mereka yang full marathon sudah start kan,” jelasnya.

Dukungan Tak Berhenti di Satu Titik

Kawasan Bundaran HI pagi itu benar-benar dipadati. Spanduk, teriakan semangat, dan tepuk tangan bergantian mewarnai tepi jalan. Namun, aksi dukungan ini tidak hanya berhenti di satu titik. Sejumlah kelompok pendukung berencana bergerak ke lokasi lain. “Kita langsung nyusul lagi ke GBK, lewat Gate 10. Cheering lagi,” tutur salah satu penonton, Nina. Menariknya, Nina bukan hanya pendukung. Ia juga tercatat sebagai peserta lari kategori 5K yang berlangsung sehari sebelumnya, pada Sabtu, 13 Juni 2026. Kehadirannya di hari kedua ini menjadi bukti bahwa euforia Jakim 2026 tidak hanya dirasakan oleh pelari, tetapi juga oleh mereka yang ingin terus menjadi bagian dari perayaan olahraga ini.

Editor: Rico Ananda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar