Komisi V DPR Akan Telusuri Dugaan Pelanggaran di Bandara dan Pelabuhan IMIP Morowali
Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, menegaskan pihaknya akan menelusuri sejumlah dugaan pelanggaran di kawasan Bandara Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Sulawesi Tengah. Penyimpangan yang diduga meliputi rekrutmen karyawan dengan pembayaran gaji menggunakan mata uang yuan, hingga potensi masuknya aktivitas ilegal melalui pelabuhan di kawasan tersebut.
Lasarus menyatakan kunjungan kerja ke lokasi telah dijadwalkan dan akan segera dilakukan setelah agenda padat Komisi V selesai. Ia menekankan, seluruh instrumen keamanan seperti bea cukai, imigrasi, kepolisian, dan Bakamla harus berfungsi dengan baik.
"Tidak boleh ada yang namanya negara dalam negara," tegas Lasarus di Bandung, Jumat (5/12/2025).
Fokus Pengawasan pada Bandara dan Pelabuhan
Lasarus menjelaskan fokus Komisi V adalah pada aspek perhubungan, termasuk pengawasan bandara. Ia mengancam akan meminta penutupan Bandara IMIP jika ditemukan praktik penerbangan internasional yang langsung masuk atau keluar tanpa melalui proses keimigrasian dan kepabeanan.
"Satu kali saja kami temukan pelanggaran, kami akan minta bandara itu ditutup," tegasnya.
Meski belum memiliki data lengkap, Komisi V akan mengumpulkan informasi lebih lanjut dan berencana membentuk panitia kerja (panja) khusus jika diperlukan.
Artikel Terkait
Wali Kota Madiun Maidi Kena OTT KPK: Dugaan Fee Proyek, CSR, dan Kekayaan Rp16,9 Miliar
Timothy Ronald Dilaporkan Lagi ke Polisi: Agnes Stefani Rugi Rp1 Miliar dari Dugaan Penipuan Crypto
Kiai Desak PBNU Pecat Kader Tersangka Korupsi, Sebut Membiarkan Itu Haram
Rian DMasiv Dituding Child Grooming: Pengakuan Korban & Fakta Viral