Analisis Partai Baru Indonesia: Catch-all Party Pragmatis Tanpa Ideologi Jelas?

- Selasa, 20 Januari 2026 | 03:25 WIB
Analisis Partai Baru Indonesia: Catch-all Party Pragmatis Tanpa Ideologi Jelas?

Partai Baru Incar Kekuasaan Tanpa Ideologi yang Kuat? Ini Analisis Pakar

Analis politik Nurul Fatta menyoroti fenomena kemunculan partai politik baru di Indonesia yang langsung mengunci dukungan kepada calon presiden jauh sebelum Pemilu 2029.

Dukungan Partai Baru untuk Capres 2029

Fenomena terbaru menunjukkan Partai Gema Bangsa (PGB) secara terbuka mendeklarasikan dukungan untuk Prabowo Subianto. Sementara itu, Partai Gerakan Rakyat (PGR) memposisikan diri sebagai partai pendukung Anies Baswedan.

Problem Utama: Partai Tanpa Ideologi Jelas

Nurul Fatta mengkritik bahwa hampir semua partai baru saat ini mengusung semangat nasionalis religius atau religius nasionalis, namun tanpa fondasi ideologi yang jelas dan tegas.

"Partai-partai ini mencoba merangkul semua golongan tanpa arah ideologis yang jelas, yang akhirnya membuat mereka terlihat seragam dan hanya pragmatis mencari kekuasaan. Inilah yang disebut sebagai Catch-all Party," ujar Fatta.

Dampak pada Masyarakat dan Loyalitas Pemilih

Fatta menjelaskan dampaknya terhadap masyarakat cukup serius. Tanpa keterikatan ideologis yang kuat, publik cenderung mudah berpindah-pindah pilihan politik.

Halaman:

Komentar