Analisis Forensik Digital Pakar Telematika Bongkar Fakta Video Viral Glamping Aura Kasih & Ridwan Kamil

- Senin, 29 Desember 2025 | 03:50 WIB
Analisis Forensik Digital Pakar Telematika Bongkar Fakta Video Viral Glamping Aura Kasih & Ridwan Kamil
Pakar Telematika Tanggapi Video Glamping Aura Kasih dan Ridwan Kamil | Analisis Forensik Digital

Pakar Telematika Bongkar Analisis Video Glamping Aura Kasih dan Ridwan Kamil

Analisis forensik digital dilakukan untuk meneliti keaslian video glamping yang viral.

Paradapos.com – Pakar telematika, Abimanyu Wachjoewidajat, memberikan tanggapan mendalam terkait viralnya video kegiatan glamping yang diunggah oleh Aura Kasih dan Ridwan Kamil di media sosial. Video ini memicu spekulasi netizen mengenai hubungan keduanya.

Keaslian Video Glamping Menurut Pakar

Abimanyu menyatakan bahwa dari sisi konten, video yang beredar tampak tidak direkayasa. Ia menegaskan bahwa gambar yang ada terlihat asli tanpa manipulasi.

"Mengenai keaslian video, dalam arti kalau kontennya di sini dibilang ada gambarnya situ, enggak ada rekayasa, enggak. Apakah itu ada rekayasa konten? Sejauh ini kelihatan juga bukan," ujar Abimanyu dalam kanal YouTube Intens Investigasi, Senin (29/12/2025).

Pentingnya Pengecekan Mendalam dan Forensik Digital

Meski begitu, Abimanyu menekankan pentingnya investigasi lebih lanjut sebelum mengambil kesimpulan final. Ia menjelaskan bahwa pemeriksaan harus mencakup sumber konten asli yang tersebar di internet.

"Saya harus lebih melihat sources-nya yang tersebar di internet seperti apa. Karena dengan adanya pertukaran dan edit-editan, konten bisa berubah. Tentu saya harus melakukan pencarian sampai ke konten yang dianggap original," jelasnya.

Kemungkinan Lokasi Syuting yang Sama

Abimanyu juga menyoroti bahwa forensik digital bersifat objektif dan bertujuan menemukan fakta, bukan menuduh. Saat ditanya mengenai kemungkinan video Aura Kasih dan Ridwan Kamil diambil di lokasi yang sama, ia membuka peluang tersebut.

"Ya, kemungkinan. Kalau kita bicara suatu kecenderungan, kemungkinan ada di situ, kecenderungan kesamannya ada. Dan kemudian segala sesuatu yang lebih mengarah ke sana, ada," pungkas Abimanyu Wachjoewidajat.

Editor: Andri Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar