Anggota Polisi Dibegal dan Lukai di Cikarang, Dua Pelaku Ditangkap

- Kamis, 12 Februari 2026 | 08:00 WIB
Anggota Polisi Dibegal dan Lukai di Cikarang, Dua Pelaku Ditangkap

PARADAPOS.COM - Seorang anggota polisi mengalami pembegalan dan luka parah akibat sabetan senjata tajam di Jalan Inspeksi Kalimalang, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, pada Rabu (2/4/2025) dini hari. Peristiwa yang terekam dalam video viral itu menimpa Briptu AA, anggota Sabhara Polres Metro Bekasi, yang sedang dalam perjalanan pulang usai bertugas. Korban sempat ditemukan bersimbah darah dan berteriak minta tolonng di lokasi kejadian, namun sempat tidak tertolong karena keengganan warga mendekat. Polisi kemudian berhasil menangkap dua tersangka setelah melakukan penyelidikan hampir satu pekan.

Kronologi Kejadian di Lokasi yang Sepi

Insiden bermula ketika Briptu AA melintasi kawasan Kalimalang yang relatif sepi pada dini hari. Saat itulah, ia dihadang oleh pelaku pembegalan. Aksi kekerasan yang terjadi kemudian meninggalkan luka serius pada tubuh sang anggota polisi. Kondisi tersebut yang terekam dan kemudian menyebar luas di berbagai platform media sosial, menunjukkan korban dalam keadaan memprihatinkan di tengah jalan.

Respons Warga yang Dilibasi Kekhawatiran

Meski korban jelas-jelas memerlukan pertolongan segera, situasi di lapangan ternyata tidak serta merta memicu respons penuh dari warga sekitar. Beberapa saksi mata mengaku melihat korban tergeletak sambil berteriak, namun rasa takut menghalangi langkah mereka. Kekhawatiran akan risiko hukum dan potensi bahaya yang masih mengintai membuat sejumlah orang enggan mendekat.

Saiq, salah seorang warga yang menyaksikan, mengungkapkan bahwa butuh waktu sebelum akhirnya ada yang berinisiatif menolong. "Kami takut, tapi ada pengendara lewat yang menolong," tuturnya.

Pengendara motor yang dimaksud akhirnya memberanikan diri untuk menghubungi petugas Satlantas terdekat. Briptu AA pun akhirnya dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis atas lukanya.

Perkembangan Penyidikan dan Penangkapan Pelaku

Pasca kejadian, jajaran Polres Metro Bekasi langsung bergerak melakukan penyelidikan mendalam. Upaya ini membuahkan hasil dengan ditangkapnya dua orang tersangka yang diduga kuat terlibat dalam aksi pembegalan berdarah tersebut. Kedua pria berinisial D dan S itu berhasil diringkus di wilayah Kecamatan Cibitung dan Sukatani setelah tim penyidik melakukan pengejaran dan pengumpulan bukti.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, Kompol Onkoseno Grandiarso Sukahar, menjelaskan bahwa proses hukum sedang berjalan. "Kedua pelaku kini berada dalam pemeriksaan intensif di Mapolres guna menggali lebih jauh motif dan jaringan kejahatan tersebut," jelasnya.

Kondisi Korban dan Kelanjutan Kasus

Sementara proses pemeriksaan terhadap pelaku terus dilakukan, Briptu AA dilaporkan masih menjalani masa pemulihan. Ia menerima perawatan untuk luka-luka yang dideritanya akibat serangan senjata tajam pelaku. Hingga saat ini, penyidik masih mendalami berbagai kemungkinan, termasuk apakah ada pelaku lain yang terlibat di balik peristiwa ini. Status hukum terhadap kedua tersangka yang telah diamankan juga masih dalam penetapan, menandai babak baru dalam proses peradilan kasus ini.

Editor: Yuli Astuti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar