Rupiah Menguat Tipis, Harga Perak Turun, dan KAI Siapkan Kuota Lebaran Jadi Sorotan

- Minggu, 15 Februari 2026 | 02:00 WIB
Rupiah Menguat Tipis, Harga Perak Turun, dan KAI Siapkan Kuota Lebaran Jadi Sorotan

PARADAPOS.COM - Pergerakan nilai tukar rupiah, penurunan harga logam mulia, dan persiapan angkutan mudik menjadi berita ekonomi yang paling banyak dibaca sepanjang pekan lalu. Berita-berita tersebut mencerminkan dinamika pasar domestik yang merespons kebijakan pemerintah dan kondisi global, dengan sentimen beragam dari pelemahan rupiah hingga optimisme otoritas.

Rupiah Dibuka Menguat Tipis di Tengah Gejolak Global

Pada pembukaan perdagangan Senin pagi, nilai tukar rupiah tercatat menguat tipis ke level Rp16.871 per dolar AS. Penguatan ini terjadi meskipun dolar AS secara umum masih kuat, didorong oleh berbagai ketidakpastian di kancah global. Pergerakan ini menunjukkan ketahanan mata uang nasional di tengah tekanan eksternal.

Harga Perak Antam Alami Penurunan Signifikan

Sementara itu, harga jual perak batangan dari PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan yang cukup tajam. Pada Jumat, 13 Februari 2026, harga logam mulia tersebut berada di posisi Rp47.850 per gram. Penurunan harga ini menarik perhatian para investor dan masyarakat yang memantau volatilitas pasar komoditas.

KAI Siapkan Kuota Lebaran dengan Diskon Pemerintah

Menyambut kebijakan stimulus pemerintah, PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah menyiapkan lebih dari 1,2 juta kursi untuk periode Angkutan Lebaran 2026. Kuota besar ini disediakan seiring dengan pemberian diskon tarif transportasi sebesar 30 persen, yang diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang hendak pulang kampung.

“Kebijakan stimulus pemerintah berupa diskon tarif transportasi sebesar 30 persen ini merupakan bentuk dukungan nyata,” jelas pihak KAI mengenai langkah tersebut.

Rincian Daya Listrik untuk Token Rp50 Ribu

Di sektor ketenagalistrikan, sistem prabayar semakin populer karena dinilai memudahkan pengelolaan anggaran. Bagi pelanggan yang bertanya, isi token listrik sebesar Rp50 ribu akan mendapatkan jumlah kilowatt-hour (kWh) yang berbeda, tergantung pada golongan tarif dan daya yang terpasang di rumah. Perhitungan ini penting untuk membantu perencanaan keuangan rumah tangga.

Menteri Keuangan Tekankan Ketahanan Ekonomi Domestik

Di tengah berita pasar yang berfluktuasi, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan optimisme terhadap prospek perekonomian Indonesia. Otoritas menilai fundamental ekonomi dalam negeri tetap kuat dan mampu menghadapi ketidakpastian global.

“Prospek ekonomi Indonesia masih cerah didukung oleh perkembangan domestik,” ungkapnya, menegaskan keyakinan pemerintah terhadap ketahanan ekonomi nasional.

Editor: Reza Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar