"Saya Insya Allah tidak menerima uang. Kami terima cuma minuman dua kaleng dan buktinya satu minuman itu masih saya simpan, ada fotonya," jelas Adi Surawijaya.
Ia pun meminta pihak relawan yang memviralkan video untuk segera melakukan klarifikasi atas tuduhan tersebut, sembari menegaskan dirinya dan dua rekannya tidak melakukan pungli.
Kronologi Viralnya Tuduhan Pungli Rp150 Ribu
Video yang beredar menunjukkan rombongan mobil relawan bantuan Aceh dihentikan petugas. Narasi dalam video menyebutkan para relawan dimintai uang sebesar Rp150.000 per mobil dengan transaksi yang dilakukan di sebuah warung.
"Itu distop-stopin kan, nah transaksinya di warung. Berapa? Rp150 ribu satu mobil," kata seorang relawan dalam video yang telah ditonton ratusan ribu kali tersebut.
Video ini memicu kecaman warganet yang menilai tindakan tersebut tidak pantas, terlebih dilakukan kepada relawan kemanusiaan yang akan menyalurkan bantuan untuk korban bencana.
Kasus ini kini masih dalam sorotan, dengan BPTD Sumsel menuntut klarifikasi dan penyelesaian hukum, sementara petugas yang dituduh tetap pada bantahannya.
Artikel Terkait
Review Polytron Fox R untuk Ojol: 200 Km Cuma Rp 10 Ribu, Benarkah?
Anak Bunuh Ayah Kandung di Bulukumba Gara-gara Janji Motor Tak Ditepati: Kronologi & Motif
Video Viral Teh Pucuk Harum 1 Menit 50 Detik: Fakta & Bahaya Link Palsu
Video Viral 7 Menit Kasir Indomaret: Fakta, Kronologi & Bahaya Link Palsu