Presiden Prabowo Apresiasi Qari Cilik Juara MTQ Internasional di Istana Negara

- Selasa, 10 Maret 2026 | 15:25 WIB
Presiden Prabowo Apresiasi Qari Cilik Juara MTQ Internasional di Istana Negara

PARADAPOS.COM - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan apresiasi langsung kepada Muhammad Zian Fahrezi, qari cilik berusia 11 tahun asal Bima, Nusa Tenggara Barat, yang baru-baru ini menjuarai Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) internasional. Apresiasi tersebut disampaikan dalam sambutan Presiden pada acara Peringatan Nuzulul Quran di Istana Negara, Jakarta, Selasa malam, di mana Zian tampil membacakan ayat suci Al-Qur'an.

Penampilan Syahdu di Istana Negara

Malam itu, Istana Negara dihadiri oleh ratusan tamu undangan yang menyimak dengan khidmat. Muhammad Zian Fahrezi, dengan pakaian khasnya, membuka acara dengan melantunkan QS. Al Hasyr ayat 21 hingga 24. Suaranya yang jernih dan tajwid yang sempurna langsung menyita perhatian. Lantunan ayat suci itu tampak dihayati oleh seluruh hadirin, termasuk Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, yang turut hanyut melafalkan ayat-ayat yang sama. Penampilan Zian kemudian dilengkapi dengan saritilawah yang dibawakan oleh Velly Syukron dari RRI Jakarta.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo secara khusus menyebut dan memuji prestasi gemilang qari cilik tersebut. "Saya juga ucapkan terima kasih kepada ananda Muhammad Zian Fahrezi, umur 11 tahun, juara satu MTQ di Iran ya? Tahun 2026," ucapnya.

Prestasi Internasional di Usia Belia

Pujian Presiden bukanlah tanpa alasan. Di usianya yang baru menginjak 11 tahun, siswa kelas IV SD ini telah berhasil mencatatkan namanya di kancah dunia. Zian sukses menyabet gelar juara pada kategori anak-anak dalam MTQ Internasional Al-Ameed Ke-3 tahun 2026 yang diselenggarakan di Karbala, Irak. Penampilannya di tanah suci itu dikabarkan berhasil memukau dewan juri internasional berkat teknik pernapasan yang sangat stabil dan nada lantunan yang dalam serta syahdu.

Warisan Keluarga Para Qari Legendaris

Bakat luar biasa Zian bukanlah hal yang datang tiba-tiba. Ia lahir dan dibesarkan di tengah keluarga yang darah tilawahnya mengalir sangat kuat. Dari garis keturunannya, ia mewarisi bakat dari kakek buyutnya, almarhum Kiai Haji Abubakar Husein, dan kakeknya, TGH Ramli Ahmad, yang keduanya dikenal sebagai tokoh qari bertaraf internasional. Estafet keahlian ini kemudian diteruskan oleh ayahnya, Ustadz Ahmad Azka Fuad, yang juga merupakan seorang juara MTQ tingkat nasional. Lingkungan keluarga inilah yang membentuk dan mengasah bakat Zian hingga mampu tampil di tingkat dunia.

Apresiasi Langsung dan Kejutan dari Presiden

Rasa kagum Presiden Prabowo terhadap prestasi Zian tidak berhenti pada pujian verbal semata. Di tengah sambutannya, Presiden secara khusus meminta qari cilik itu untuk menemuinya setelah acara usai. "Saya minta nanti sesudah acara ini menghadap saya, ananda Muhammad Zian Fahrezi," tuturnya.

Permintaan itu pun dipenuhi. Usai acara berakhir, Presiden menghampiri Zian yang didampingi keluarganya. Dalam momen yang hangat dan penuh kebanggaan itu, Presiden tidak hanya memberikan hadiah khusus, tetapi juga memeluk serta mengelus kepala Zian sebagai bentuk apresiasi yang tulus atas dedikasi dan pencapaian luar biasa yang telah diraihnya.

Editor: Wahyu Pradana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar