Bersama Bill Gates dan CEO Mark Suzman, Sri Mulyani memegang peran kunci dalam peta transformasi Gates Foundation untuk 20 tahun ke depan. Tugas utamanya meliputi:
- Mengarahkan pengelolaan dan strategi pendanaan yayasan secara global.
- Memberikan masukan ahli untuk program pembangunan ekonomi inklusif.
- Memastikan sumber daya digunakan efektif untuk mengatasi masalah kesehatan ibu dan bayi, penyakit menular, serta pengentasan kemiskinan.
Alasan Bill Gates Memilih Sri Mulyani
CEO Gates Foundation, Mark Suzman, menjelaskan alasan di balik penunjukan ini. Latar belakang Sri Mulyani yang sangat kuat di bidang ekonomi dan kebijakan publik dianggap sebagai aset berharga.
"Sri Mulyani membawa pengalaman yang sangat mendalam dalam membentuk hasil pembangunan ekonomi yang lebih adil, keahlian yang sangat penting untuk mencapai tujuan jangka panjang yayasan ini," ujar Suzman.
Yayasan menyatakan bahwa Sri Mulyani bergabung di momen yang tepat, seiring komitmen mereka untuk fokus pada tiga tujuan utama dalam dua dekade mendatang: mengakhiri kematian ibu dan bayi yang dapat dicegah, memberantas penyakit menular mematikan, serta mengangkat jutaan orang dari kemiskinan.
Sri Mulyani sendiri menyatakan rasa terhormatnya dapat bergabung. Ia juga mengungkapkan telah bekerja sama dengan Gates Foundation selama sekitar satu dekade, terutama dalam mengeksplorasi teknologi untuk kemaslahatan yang inklusif dan berkelanjutan.
Artikel Terkait
Kronologi Lengkap Kasus Pengeroyokan Guru di SMK Jambi: Saling Lapor & Mediasi Buntu
SnapTik Aman? Review Lengkap & 6 Tips Download Video TikTok Tanpa Watermark 2024
5 Syarat SP3 Eggi Sudjana Terbit: Alasan Restorative Justice Menurut Kuasa Hukum
Viral di TikTok: Kisah Pilu Pasangan Remaja Nikah Muda Tinggal di Rumah Kosong Cuma Bawa Rp 7.000