Smartwatch Kopilot Farhan Gunawan Masih Aktif, Catat 4000 Langkah Setelah Kecelakaan ATR 42-500

- Selasa, 20 Januari 2026 | 07:25 WIB
Smartwatch Kopilot Farhan Gunawan Masih Aktif, Catat 4000 Langkah Setelah Kecelakaan ATR 42-500

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin berspekulasi terkait temuan smartwatch tersebut. Fokus utama saat ini adalah operasi pencarian korban.

“Fokus kita saat ini adalah pencarian terhadap korban. Semua temuan di lapangan akan kami kumpulkan dan inventarisir sebagai petunjuk,” ujar Syafii pada Senin (19/1/2026). Ia menambahkan bahwa setiap benda yang ditemukan akan dijadikan pendukung proses pencarian tanpa menarik kesimpulan prematur.

Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung masih terus dilakukan secara intensif oleh tim gabungan.

Harapan dan Permintaan Keluarga Korban

Atas temuan data smartwatch yang masih aktif ini, keluarga secara khusus meminta peningkatan intensitas pencarian. "Ini hari ketiga di hutan. Kami mohon bantuan agar tim SAR dan helikopter ditambah," pinta Dian.

Sementara itu, ibunda Farhan Gunawan yang terpukul dengan musibah ini sempat dilarikan ke Rumah Sakit Dody Sardjoto di kompleks Lanud Hasanuddin, Makassar. Saat dijenguk oleh Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, sang ibu dengan linangan air mata memohon bantuan.

"Pak Haji anak ku. Bantu ka pak haji cari anak ku. Masih muda anak ku pak haji," tuturnya. Bupati Irwan menyatakan bahwa tim SAR telah bekerja maksimal dan berharap agar korban dapat segera ditemukan.

Kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Sulawesi Selatan ini masih menyisakan misteri dan harapan, dengan data teknologi dari smartwatch kopilot Farhan Gunawan menjadi titik terang baru dalam proses pencarian.

Halaman:

Komentar