Perempuan Pemicu Viral Kasus Es Gabus Suderajat Dicari, Hotman Paris Turun Tangan
PARADAPOS.COM - Kasus penjual es gabus bernama Suderajat, yang viral karena dituduh menjual es berbahan spons dan berujung penganiayaan, kembali memanas. Sorotan publik kini tertuju pada sosok perempuan yang diduga sebagai pihak yang memicu kasus tersebut menyebar.
Sosok perempuan itu mencuat setelah sebuah akun TikTok, @buyathomyofficial, mengunggah video yang menyebut perempuan tersebut ikut memviralkan tuduhan keliru terhadap Suderajat. Dalam video tersebut, sang TikToker menyatakan perempuan itu adalah "awal mula" timbulnya trauma dan penyiksaan yang dialami penjual es kue tersebut.
"Coba nih, cari perempuan ini. The Power of TikTok. Bagikan share sebanyak-banyaknya agar si perempuan ini juga ikut serta diseret dan dimintai pertanggungjawabannya," kata TikToker itu dalam videonya yang viral. Ia menuding perempuan tersebut telah menyebarkan narasi fitnah yang merugikan Suderajat.
Direspons Aspri Hotman Paris
Kuasa hukum Vina Cirebon sekaligus asisten pribadi Hotman Paris, Putri Maya Rumanti, ikut mengangkat kasus ini. Ia mengunggah foto perempuan yang dimaksud di Instagram Story miliknya dengan permintaan informasi.
Hotman Paris Siap Beri Bantuan Hukum Gratis
Sebelumnya, pengacara kondang Hotman Paris telah menyatakan kesiapannya untuk memberikan pendampingan hukum kepada Suderajat secara gratis. "Dengan senang hati saya akan kirim tim pengacara... dan tidak dibayar alias gratis," ucap Hotman Paris.
Ia menegaskan bantuan ini murni atas dasar kemanusiaan dan telah menawarkan untuk mengirimkan 10 anggota timnya. "Hubungi kami segera... Hotman 911 siap," tegasnya.
Kronologi Penganiayaan dan Fitnah terhadap Suderajat
Kasus ini berawal ketika Suderajat dianiaya oleh oknum aparat pada Sabtu (24/1/2026) di Kemayoran, Jakarta Pusat, usai dilaporkan warga karena tuduhan menjual es gabus berbahan spons berbahaya. Suderajat mengaku mengalami trauma dan perlakuan kasar.
Meski akhirnya dilepaskan dan mendapat permintaan maaf serta kompensasi, ia menyatakan kerugian material dan trauma yang dialami jauh lebih besar.
Fakta Hasil Pemeriksaan: Es Gabus Dinyatakan Aman
Menindaklanjuti laporan, Tim Keamanan Pangan Dokpol Polda Metro Jaya memeriksa seluruh dagangan Suderajat. Hasilnya, seluruh sampel es gabus, es kue, agar-agar, dan coklat meses dinyatakan aman dan layak dikonsumsi, membantah tuduhan awal yang memicu viralnya kasus ini.
Artikel Terkait
UGM Kukuhkan Guru Besar Mikrobiologi Terapan yang Serukan Penyelamatan Mikroba Tanah dari Kepunahan
Eks Finalis Putri Indonesia Riau Ditangkap karena Praktik Dokter Kecantikan Ilegal Sejak 2019, Korban Alami Cacat Permanen
Presiden Ultimatum Pejabat dan Intelektual: Pilih Bela Rakyat atau Tinggalkan Pemerintahan
Mantan Finalis Puteri Indonesia Tersangka Praktik Kedokteran Ilegal di Riau, 15 Korban Alami Cacat Permanen