Bappenas: Program Makan Bergizi (MBG) Lebih Mendesak Daripada Buka Lapangan Kerja, Ini Alasannya

- Kamis, 29 Januari 2026 | 15:50 WIB
Bappenas: Program Makan Bergizi (MBG) Lebih Mendesak Daripada Buka Lapangan Kerja, Ini Alasannya

Bappenas: Program Makan Bergizi (MBG) Lebih Mendesak Dibanding Pembukaan Lapangan Kerja

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) sekaligus Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, menegaskan bahwa Program Makan Bergizi (MBG) merupakan kebutuhan yang lebih mendesak ketimbang pembukaan lapangan kerja. Meski kedua program dinilai penting, pemenuhan gizi dasar masyarakat dinilai tidak bisa ditunda.

Pernyataan ini disampaikan Rachmat dalam Prasasti Economic Forum 2026 di Jakarta, Kamis (29/1/2026). Ia mengakui bahwa isu prioritas ini sering memicu perdebatan publik.

MBG adalah Fondasi Dasar Pembangunan SDM

Rachmat menjelaskan bahwa dalam kondisi masyarakat di pelosok yang masih mengalami kelaparan, pendekatan jangka panjang seperti penciptaan lapangan kerja tidak selalu relevan jika kebutuhan paling dasar belum terpenuhi.

"Ada yang bilang tolong kasih kail, jangan ikan. Kalau dikasih kail, sudah keburu mati," ujarnya memberikan analogi.

Ia menegaskan, program MBG menjadi fondasi penting agar pembangunan sumber daya manusia (SDM) Indonesia dapat berjalan efektif. Tanpa gizi yang cukup, kebijakan lain seperti penciptaan lapangan kerja tidak akan memberikan dampak jangka panjang yang optimal.

Halaman:

Komentar