Vidi Aldiano Dimakamkan di Tanah Kusir Usai Perjuangan Enam Tahun Lawan Kanker Ginjal

- Minggu, 08 Maret 2026 | 04:25 WIB
Vidi Aldiano Dimakamkan di Tanah Kusir Usai Perjuangan Enam Tahun Lawan Kanker Ginjal

PARADAPOS.COM - Penyanyi Vidi Aldiano telah dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, pada Minggu (8/3/2026) pagi. Prosesi pemakaman yang dihadiri ratusan pelayat, termasuk keluarga dan rekan-rekan artis, berlangsung penuh haru. Vidi meninggal dunia sehari sebelumnya, Sabtu (7/3/2026), setelah menjalani perjuangan panjang melawan kanker ginjal selama enam tahun.

Suasana Haru di Tempat Pemakaman

Ratusan pelayat memadati area pemakaman untuk mengantarkan kepergian Vidi Aldiano. Di antara mereka, terlihat wajah-wajah familiar dari dunia hiburan, seperti Anya Geraldine, Vincent Rompies, Bunga Citra Lestari, Caesar Hito, Felicya Angelista, Reza Chandika, Enzy Storia, Deddy Corbuzier, Habib Jafar, dan Afghan Syahreza. Untuk menjaga suasana khidmat, awak media diberikan jarak sekitar lima puluh meter dari liang lahat.

Meski demikian, gelora emosi dari keluarga dan sahabat tetap terasa. Isak tangis sesekali terdengar, memecah kesunyian yang menyelimuti lokasi. Vincent Rompies, yang awalnya terlihat berusaha tegar dengan balutan busana serba hitam, akhirnya tak kuasa menahan air mata. Raut wajahnya bergetar, mencerminkan duka yang dalam.

BCL dan Dukungan Sang Suami

Momen serupa juga dialami Bunga Citra Lestari. Artis yang akrab disapa Unge itu hadir bersama suaminya, Tiko. Ia sempat terlihat mencoba kuat, namun kesedihan akhirnya tak terbendung. Unge pun menangis tersedu-sedu saat menyaksikan prosesi pemakaman. Tiko yang berada di belakangnya langsung merangkul dan memeluk erat sang istri, memberikan dukungan di saat-saat penuh duka itu.

Suasana haru itu kemudian diselingi oleh sebuah dialog singkat namun penuh makna dari pihak keluarga almarhum. "Assalamu'alaikum, buat para pelayat, kita semua bersaksi Vidi orang baik?" tanya salah seorang keluarga.

"Baik," jawab seluruh pelayat serempak.

"Kita semua bersaksi Vidi orang baik, khoir?" tanyanya sekali lagi untuk menegaskan.

"Khoir," sahut para pelayat, mengukuhkan kesaksian mereka atas kebaikan almarhum.

Kenangan Terakhir di Rumah Duka

Sebelum dimakamkan, jenazah Vidi Aldiano disemayamkan di rumah duka di Jalan Kecapi, Cilandak, Jakarta Selatan. Di balik suasana duka yang menyelimuti, ada satu hal yang memberikan ketenangan bagi para pelayat yang datang memberikan penghormatan terakhir. Wajah Vidi terlihat sangat damai, tampan, dan seolah-olah sedang tersenyum setelah menjalani prosesi pemandian dan shalat jenazah.

Kesan mendalam ini turut diungkapkan oleh musisi senior Armand Maulana yang hadir bersama istrinya, Dewi Gita. Bagi Armand, momen perpisahan itu terasa khidmat dan penuh keikhlasan. Ia merasakan kedamaian yang luar biasa, seolah kepergian Vidi adalah akhir dari sebuah perjuangan berat.

"Tadi waktu lihat wajah Vidi juga kayak senyum. Jadi saya rasa semua yang shalat jenazah tadi benar-benar ikhlas melepasnya," tutur Armand dengan nada tenang.

Pernyataan suaminya diamini oleh Dewi Gita. Dengan mata berkaca-kaca, ia menggambarkan kesan terakhirnya. "Ganteng banget," ucapnya singkat, menggambarkan ketenangan dan kerupawanan yang tetap terpancar dari wajah sahabatnya itu.

Editor: Paradapos.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar