BANDUNG,paradapos.com - Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo Gibran Jawa Barat menggelar nonton bareng debat ketiga Pilpres, Minggu (7/1/2024) malam.
Tema debat mengulik Pertahanan, Keamanan, Hubungan Internasional, Globalisasi, Geopolitik dan Politik Luar Negeri.
Peserta didominasi pemuda-pemudi guna menyaksikan jagoannya, Prabowo Subianto adu gagasan dengan kandidat lainnya.
Meski Sekretariat TKD di Bandung diguyur hangat, suasana terkesan hangat karena keriuhan yang muncul saat debat berlangsung. Tak lupa, mereka meneriakan yel-yel penyemangat.
Satu gerobak bajigur bandrek dan kudapanya seperti getuk, singkong, ub, hingga singkong rebus, nasi goreng, mie rebus, serta gorengan dari pedagang gerobakan yang dipanggil, bisa dinikmati secara cuma-cuma
Di sela-sela debat, Ketua Harian TKD Prabowo Gibran Jawa Barat Arfi Rafnialdi mengapresiasi penampilan Prabowo dalam tema yang merupakan kesehariannya.
Tak lupa dia pun menyebut bahwa ada usulan dari Ketua TKD Jabar, Ridwan Kamil yang disampaikan dalam paparan awal yang dinilai memang diperlukan dalam kebijakan hubungan luar negeri.
"Salah satu yang tadi sudah disampaikan dalam visi misi debat ketiga adalah kebijakan menjadi tetangga baik, itu adalah salah satu yang diusulkan," katanya.
Dalam pandangannya, memang ada paslon yang berusaha memancing Prabowo supaya emosi. Hanya saja, baginya, itu relatif tak mempan.
"Saya melihat Pak Prabowo dalam sesi-sesi awal beliau sangat tenang, karena apa yang disampaikan bukan hanya sekedar akal pikirannya tapi memang sudah diimplementasikan dalam perbuatan," katanya.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: jakarta.suaramerdeka.com
Artikel Terkait
Febrie Adriansyah Punya Sepuluh Jalur Hukum Bantah Status Tersangka, Kejagung Diuji Bukti Korupsi
Menkop Klarifikasi Kipas Angin Rp1,8 Triliun untuk Kopdes adalah Kipas Industri Rp11,4 Juta per Unit
Benny Djannah, Tangan Kanan Hotman Paris Selama 20 Tahun, Dituduh Makelar Kasus oleh Putra Sang Pengacara
Putra Hotman Paris Kecam Ayahnya yang Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus, Sebut Pembelaan ke Rakyat Kecil Hanya Strategi Marketing