Kebangkitan Inggris di Ajang Perebutan Tempat Ketiga
Ini menjadi kali pertama Inggris berhasil memenangkan pertandingan perebutan tempat ketiga setelah dua kali gagal pada Piala Dunia 1990 dan 2018. Kemenangan ini sekaligus mengukuhkan posisi mereka sebagai salah satu kekuatan baru di sepak bola dunia. Di sisi lain, meskipun harus puas di peringkat keempat, Prancis tetap memiliki alasan untuk tersenyum. Kylian Mbappe muncul sebagai calon kuat penerima Golden Boot. Lebih dari itu, Michael Olise berhasil memecahkan rekor Pele sebagai pemberi assist terbanyak dalam satu turnamen Piala Dunia dengan total tujuh assist.Babak Pertama: Inggris Mengamuk
Inggris langsung mengejutkan Prancis saat laga baru berjalan tiga menit. Declan Rice merebut bola dari penguasaan Les Bleus, menggiringnya hingga ke depan kotak penalti, lalu melepaskan tembakan keras yang bersarang di sudut kanan gawang Mike Maignan. Skor berubah 1-0. Prancis mencoba merespons pada menit ke-9 melalui Rayan Cherki. Gelandang Manchester City itu melepaskan tendangan kaki kiri dari depan kotak penalti, tetapi berhasil ditepis Dean Henderson. Saka sempat membobol gawang Prancis dua menit kemudian, namun gol tersebut dianulir wasit karena sang winger lebih dulu berada dalam posisi offside. Inggris menggandakan keunggulan pada menit ke-18 lewat situasi bola mati. Ezri Konsa memenangi duel udara melawan Adrien Rabiot saat menyambut sepak pojok sebelum menanduk bola ke gawang Maignan. Skor berubah menjadi 2-0. Kylian Mbappe beberapa kali mengancam pertahanan Inggris. Peluang terbaiknya hadir pada menit ke-33 ketika menusuk dari sisi kiri sebelum melepaskan tembakan keras dari dalam kotak penalti. Hanya saja, Henderson tampil sigap untuk menggagalkan peluang tersebut. Di tengah upaya Les Bleus memperkecil ketertinggalan, Inggris justru berhasil menambah keunggulan pada menit ke-37. Serangan balik cepat yang dibangun Marcus Rashford dan Bukayo Saka membuat lini belakang Prancis kocar-kacir. Setelah dua percobaan sempat diblok, Rashford mengembalikan bola kepada Saka yang dengan mudah menceploskannya ke gawang kosong. Saka kemudian mencetak gol keduanya tepat menjelang turun minum. Menerima umpan terobosan, pemain Arsenal itu sukses menaklukkan Maignan untuk membawa Inggris menutup babak pertama dengan keunggulan telak 4-0.Babak Kedua: Perlawanan Sengit Prancis
Memasuki babak kedua, Prancis tampil lebih agresif setelah memasukkan Ousmane Dembele dan Bradley Barcola. Hasilnya langsung terlihat ketika Mbappe memperkecil ketertinggalan pada menit ke-48 usai menyelesaikan umpan terobosan di dalam kotak penalti. Mbappe kembali menjadi aktor penting saat mengirim umpan terobosan kepada Barcola yang berhasil menaklukkan Henderson pada menit ke-56. Striker Real Madrid itu kemudian mencetak gol keduanya pada menit ke-66 melalui kerja sama satu-dua dengan Michael Olise, sehingga Prancis memangkas ketertinggalan menjadi 3-4. Saat Prancis terus menekan untuk menyamakan kedudukan, Inggris justru mendapat hadiah penalti pada menit ke-87 setelah Djed Spence dijatuhkan di kotak terlarang. Saka yang menjadi eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna untuk mencetak hattrick sekaligus membawa Inggris unggul 5-3. Prancis kembali memperkecil skor melalui gol Ousmane Dembele pada menit ke-90 6. Namun, Inggris memastikan kemenangan pada menit ke-90 8 lewat serangan balik yang diselesaikan Jude Bellingham. Skor 6-4 bertahan hingga peluit panjang berbunyi.Susunan Pemain
Prancis (4-2-3-1): Mike Maignan (PG); Malo Gusto, Maxence Lacroix, Ibrahima Konate, Theo Hernandez; Warren Zaire-Emery, Adrien Rabiot; Michael Olise, Rayan Cherki, Desire Doue; Kylian Mbappe.
Inggris (4-1-4-1): Dean Henderson (PG); Jarell Quansah, Marc Guehi, Ezri Konsa, Djed Spence; Declan Rice; Bukayo Saka, Eberechi Eze, Morgan Rogers, Marcus Rashford; Ivan Toney.
Artikel Terkait
Didier Deschamps Tutup Era 14 Tahun sebagai Pelatih Prancis Usai Kekalahan Dramatis dari Inggris di Perebutan Tempat Ketiga Piala Dunia 2026
Keributan di KRL Cikarang-Kampung Bandan, Wanita Dituding Pelakor Diamankan di Bekasi Timur
15.080 Pelari Ramaikan Riau Bhayangkara Run 2026, Kampanyekan Lawan Karhutla
DLH Bandung: Sampah Campur Musuh Terbesar Pengelolaan, Pemilahan dari Rumah Kunci Optimalkan Teknologi RDF