SEMARANG, paradapos.com - Calon Presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto, tampaknya memiliki skor kepuasan tinggi di kalangan masyarakat.
Hal ini berbanding terbalik dengan penilaian yang lebih rendah dari tokoh politik seperti Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.
Pendapat publik terhadap Prabowo menunjukkan perspektif yang sangat berbeda.
Baca Juga: Kisah Sejarah; Paul Anka (2), Selain Menyanyi Juga Mulai Bermain Film
Hasil survei yang dilakukan oleh Indikator Politik Indonesia antara 20-24 Juni 2023 memberikan Prabowo Subianto skor kepuasan tinggi sebagai Menteri Pertahanan.
Dengan tingkat kepuasan mencapai 91,7% dan tingkat keterkenalan 93,8%, survei ini melibatkan 1.220 responden dari seluruh provinsi di Indonesia, menggunakan metode multistage random sampling.
Sementara itu, survei yang dilakukan Poltracking Indonesia selama Februari hingga April 2023 juga menunjukkan hasil yang menggembirakan bagi Prabowo.
Dengan skor kepuasan gabungan (sangat puas dan puas) mencapai 65,8%.
Calon Presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto juga telah mencatatkan berbagai pencapaian di sektor pertahanan dan keamanan Indonesia.
Ini termasuk modernisasi peralatan militer dan pengembangan industri pertahanan domestik.
Dimana Prabowo telah memainkan peran penting dalam perkembangan PT Pindad, perusahaan BUMN yang berada di bawah naungan Kementerian Pertahanan.
Selain sukses dalam modernisasi alutsista, Prabowo juga telah memperkuat industri pertahanan nasional.
“Keterlibatan aktif Prabowo dalam memperkuat industri alutsista tanah air, khususnya melalui PT Pindad, merupakan salah satu kontribusi nyata beliau," ujar Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie, baru-baru ini.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: suaramerdeka.com
Artikel Terkait
Kejagung Tetapkan Komisaris PT YAT Andri Mulyono sebagai Tersangka Kelima Korupsi Motor Listrik Program MBG
Polisi Selidiki Pria yang Diduga Lecehkan Anjing di Kafe Penjaringan, Pelaku Jalani Tes Kejiwaan
Motor Listrik Rp 1,03 Triliun untuk Program MBG Belum Dirakit, Diduga Markup Hingga Rp 400 Miliar
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi Makan Bergizi Gratis, Swasta Diduga Atur Mitra Program