Baca Juga: Event #TanyaHenryAjaDulu, Supaya Warga Tionghoa tidak Salah Pilih
Washington mengutuk serangan Iran di Erbil dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga mereka yang terbunuh.
"Kami menentang serangan rudal sembrono Iran, yang merusak stabilitas Irak," kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS Matthew Miller.
Serangan Iran ke Erbil yang diduga menjad markas Mossad Israel bakal membuat situasi di Timur Tengah semakin memanas.
Baca Juga: Aipda SS Ditangkap di Bireuen, Sedangkan AKBP AP di Tangkap Dibanda Aceh, Ini Peran Keduanya
Dikutip dari laman UPI News, IRGC menyerang markas Mossad dengan rudal balistik sebagai pembalasan atas pembunuhahn komandan Iran oleh agen mata-mata Israel, lapor Kantor Berita Republik Islam.
Dewan Keamanan Wilayah Kurdistan membantah klaim IRGC dalam sebuah pernyataannya sendiri yang mengatakan Iran "selalu menggunakan alasan yang tidak perlu untuk menyerang Erbil."
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: hallo.id
Artikel Terkait
Smartwatch Kopilot Farhan Gunawan Masih Aktif, Catat 4000 Langkah Setelah Kecelakaan ATR 42-500
Smartwatch Copilot Farhan Catat 13.647 Langkah Pascakecelakaan, Harapan Baru dari Gunung Bulusaraung
Wali Kota Madiun Maidi Kena OTT KPK: Dugaan Fee Proyek, CSR, dan Kekayaan Rp16,9 Miliar
Timothy Ronald Dilaporkan Lagi ke Polisi: Agnes Stefani Rugi Rp1 Miliar dari Dugaan Penipuan Crypto