paradapos.com -- Pada minggu lalu, Pemerintah Kota Tokyo mengumumkan rencananya.
Aplikasi Kencan Canggih untuk Menaikkan Angka Kelahiran di Jepang
Katanya, untuk meluncurkan aplikasi kencan revolusioner yang menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk membantu warganya menemukan jodoh.
Aplikasi yang dikenal sebagai "Tokyo Futari Story" ini dirancang khusus untuk mereka yang berusia 18 tahun ke atas dan sudah bekerja, tinggal, atau belajar di Tokyo.
Cara Kerja "Tokyo Futari Story"
Aplikasi ini memanfaatkan kecanggihan AI untuk mencocokkan pasangan berdasarkan informasi personal dan jawaban kuesioner, mirip dengan aplikasi kencan lainnya.
Nah, yang membedakan adalah persyaratan ketat yang harus dipenuhi pengguna. Mereka harus melakukan registrasi dengan memasukkan informasi seperti gaji dan dokumen tertentu untuk memverifikasi status pernikahan mereka.
Proses seleksi melibatkan pengguna memberikan dokumen yang membuktikan bahwa mereka belum menikah dan berusia di atas 18 tahun, serta menyertakan foto terbaru.
Aplikasi juga meminta dokumen terkait pendapatan yang kemudian diperiksa dengan cermat.
Setelah itu, pengguna menjalani wawancara online sebelum dikenalkan dengan calon pasangan. Mereka juga diminta untuk menilai nilai-nilai dan kriteria yang mereka cari dalam pasangan.
Setelah dikenalkan, operator aplikasi memberikan ruang bagi "cinta bersemi." Jika kedua pengguna setuju, hubungan dapat berkembang menjadi serius satu lawan satu, dengan seluruh pengenalan dan pertemuan yang terencana ditangguhkan.
Pro dan Kontra Karena Ini
Pro:
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: hariankami.com
Artikel Terkait
Mantan Pacar Cekik Ibu Muda Hingga Tewas di Hotel Muara Enim, Jasad Dibakar dan Dibuang ke Sungai
Jenazah Ryamizard Ryacudu Tiba di Kemhan, Akan Dimakamkan Secara Militer di Kalibata Hari Ini
Mantan Menhan Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di Usia 76 Tahun
Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Tewaskan Lima Orang, Tiga Lainnya Hilang