PARADAPOS.COM - Direktorat Reserse Siber (Ditsiber) Polda Jawa Tengah mengakui mendatangi duo personel band Sukatani yang mempopulerkan lagu Bayar Bayar Bayar. Polisi meminta klarifikasi dari band tersebut.
"Iya kemarin (Kamis, 20 Februari), kami melakukan klarifikasi pada band Sukatani karena lagunya viral. Kami mendatangkan mereka hanya untuk mengetahui tujuan dari pembuatan lagu tersebut," ujar Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto, Jumat (21/2).
Namun, ia membantah polisi melakukan intervensi terhadap band tersebut. Artanto mengklaim, pembuatan video klarifikasi yang dibuat band Sukatani bukan permintaan mereka.
"Oh tidak ada, nihil, jadi klarifikasi itu hanya sekadar ingin mengetahui tentang maksud dan tujuan terkait pembuatan lagu tersebut. Enggak ada (intervensi)," tegas dia.
Menurutnya, video klarifikasi yang terdapat permintaan maaf merupakan inisiatif mereka untuk memberikan informasi lanjutan kepada masyarakat.
"Itu mereka merasa memberikan informasi lanjutan ya kepada pihak, kepada masyarakat, tidak ada intervensi sama sekali," jelas Artanto.
Saat ditanya, apakah video tersebut diambil di kantor Direktorat Reserse Siber (Ditsiber) Polda Jawa Tengah, Artanto mengakui tidak mengetahui hal tersebut.
"Saya tidak tahu, saya tidak memahami [hal] tersebut," kata Artanto.
Sumber: kumparan
Artikel Terkait
Nikkei Tembus 70.000 Poin, Lonjakan Pasar Saham Jepang Disebut Tak Sejalan dengan Fundamental Ekonomi
Jokowi Akhiri Blusukan di Lampung, Sambangi Pasar dan Reuni dengan Teman Kuliah
Presiden Prabowo Resmi Umumkan Bahan Bakar B50 Mulai Berlaku di Seluruh SPBU pada 1 Juli 2026
Platform Kriket Modern Sajikan Data Real-Time, Ubah Cara Penggemar IPL Nikmati Pertandingan