Calon Jemaah Haji Asal Maluku Utara Meninggal Dunia Saat Tidur di Hotel Madinah

- Minggu, 10 Mei 2026 | 07:50 WIB
Calon Jemaah Haji Asal Maluku Utara Meninggal Dunia Saat Tidur di Hotel Madinah
PARADAPOS.COM - Seorang calon jemaah haji asal Maluku Utara, Siti Totou Umar (Kloter 15), meninggal dunia saat tertidur di hotelnya di Madinah pada Jumat, 8 Mei 2026. Jemaah tersebut telah dimakamkan di Pemakaman Baqi. Peristiwa ini menambah daftar jemaah haji Embarkasi Makassar yang wafat menjadi dua orang selama penyelenggaraan ibadah tahun ini.

Kronologi Kepergian di Tanah Suci

Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar, Ikbal Ismail, mengonfirmasi kabar duka tersebut di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Minggu, 10 Mei 2026. Ia menyampaikan bahwa almarhumah telah dikebumikan di pemakaman yang sama dengan jemaah sebelumnya. “Atas nama pemerintah Kementerian Agama dan Umrah, Embarkasi Makassar mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya jemaah kita dari Maluku Utara di Madinah. Sudah dimakamkan di Makam Baqi,” ujarnya. Ikbal menambahkan, prosesi pemakaman berlangsung di lokasi yang sama dengan jemaah asal Gowa yang wafat lebih dulu. “Jadi sama dengan yang kemarin dari Gowa, dimakamkan di Makam Baqi juga. Untuk jemaah haji dari Embarkasi Makassar (UPG) sudah dua jemaah yang meninggal dunia. Kita doakan bersama semoga almarhumah diterima di sisi Allah SWT,” tuturnya.

Detik-Detik Terakhir Sebelum Wafat

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Maluku Utara, Muhammad Zaber Wahid, memberikan keterangan lebih rinci mengenai kronologi kejadian. Menurutnya, Siti Totou Umar sempat melaksanakan ibadah di Raudah, Masjid Nabawi, sebelum akhirnya kembali ke hotel. “Sekitar pukul 07.00 waktu Arab Saudi, beliau kembali ke hotel. Kemudian sekitar pukul 08.30 beliau tidur,” jelasnya. Suasana di kamar hotel sempat berlangsung biasa. Rekan sekamar almarhumah mendengar suara dengkuran yang lebih keras dari biasanya, namun hal itu dianggap sebagai aktivitas tidur yang wajar. Baru pada pukul 13.59 waktu setempat, ketua regu melaporkan kondisi tersebut ke tim medis. “Pukul 13.59, ketua regu melapor ke tim medis. Saat diperiksa, pasien sudah tidak bernyawa,” imbuhnya.

Daftar Jemaah Haji yang Wafat

Sebelum Siti Totou Umar, Embarkasi Makassar telah mencatatkan dua kasus kematian jemaah lainnya. Pertama, Nursaidah Sinrang Sijarra (59 tahun), jemaah Kloter 5 asal Kabupaten Gowa, meninggal dunia di Madinah pada Minggu, 26 April 2026, akibat komplikasi diabetes. Kedua, Syamsudin P. Laoneng (56 tahun), calon jemaah haji asal Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, yang tergabung dalam Kloter 19. Ia dilaporkan wafat saat proses keberangkatan di Embarkasi Makassar pada Selasa, 5 Mei 2026, setelah sempat menjalani perawatan intensif di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar. Suasana duka menyelimuti prosesi pemberangkatan dan pemulangan jemaah. PPIH Embarkasi Makassar terus berkoordinasi dengan pihak keluarga untuk memberikan pendampingan dan informasi terkait prosedur pemakaman serta administrasi kepulangan jenazah.

Editor: Dian Lestari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar