Pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming masih menjadi polemik. Kekinian foto wapres di sekolah dan kampus dinilai mengganggu.
Pernyataan itu disampaikan oleh Ketua Institut Harkat Negeri, Sudirman Said.
Awalnya eks Menteri ESDM era Jokowi ini ditanya oleh Hersubeno terkait urgensi pemakzulan Gibran.
"Apa urgensinya Gibran harus dimakzulkan? Toh dia kan hanya ban serep,” tanya wartawan senior ini dikutip dari YouTube Hersubeno Point.
“Sudah lama dibicarakan bahwa cara masuknya ke dalam kekuasaan juga menggunakan segala cara sampai hukum pun diubah, etika dilanggar,” jawab Sudirman Said.
Ketua Institut Harkat Negeri ini kemudian menganggap adanya simbol nepotisme di institusi pendidikan dan kantor bisa menyakiti generasi muda.
"Dan kalau kita bicara terus terang masuklah ke kelas-kelas di sekolah di kampus-kampus di kantor-kantor ada simbol nepotisme yang sangat menyakitkan bagi generasi muda yaitu gambarnya wakil presiden di mana-mana gitu,” kata Sudirman.
“Dan itu mau tidak mau membuat semua terganggu," pungkasnya.
Sumber: suara
Foto: Wakil Presiden Gibran Rakabuming/Net
Artikel Terkait
Isu Pemakzulan Prabowo-Gibran Menguat di Tengah Krisis Kepercayaan dan Ketahanan Pangan
200 Ribu Buruh dari Enam Provinsi Siap Padati Monas pada May Day 2026, Polri Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
Anggota TNI AL Gebrak Ambulans yang Hendak Jemput Pasien Kritis di Surabaya, Minta Maaf Usai Viral
Anggaran Sepatu Sekolah Rp27,5 Miliar Dikritik, Mensos Buka Suara