PARADAPOS.COM - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melakukan pertemuan dengan mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) AM Hendropriyono di kediaman pribadi Hendropriyono di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, pada Senin, 8 Juni 2026. Agenda utama pertemuan yang berlangsung hangat tersebut adalah pembahasan seputar kebudayaan, dengan fokus khusus pada upaya revitalisasi pewayangan di Indonesia. Momen silaturahmi ini diabadikan dan diunggah melalui akun resmi AM Hendropriyono pada Selasa, 16 Juni 2026.
Silaturahmi yang Sarat Makna Budaya
Dalam unggahan yang beredar, tampak foto AM Hendropriyono menyambut kedatangan Dedi Mulyadi dengan ramah. Suasana pertemuan digambarkan berlangsung cair dan penuh keakraban. “Menerima kunjungan silaturahmi Kang Dedi Mulyadi (KDM), Gubernur Jawa Barat, di kediaman kami di Senayan, Jakarta Selatan pada hari Senin 8 Juni 2026,” tulis AM Hendropriyono dalam keterangan unggahannya.
Revitalisasi Pewayangan sebagai Prioritas
Pembicaraan kedua tokoh tersebut tidak hanya sebatas silaturahmi biasa. Salah satu topik utama yang mengemuka adalah rencana konkret untuk menghidupkan kembali seni pewayangan, baik wayang kulit maupun wayang golek. Menurut AM Hendropriyono, langkah ini dinilai penting untuk dilakukan di tengah arus modernisasi yang kerap menggeser nilai-nilai tradisional.
“Penekanan diberikan pada pentingnya menggali kembali filsafat dan nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh nenek moyang kita. (Secara) moral dan etika bangsa, pentingnya penguatan moral dan etika sebagai fondasi untuk memperkuat peradaban bangsa Indonesia,” kata dia.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pewayangan bukan sekadar pertunjukan seni, melainkan juga sarat dengan ajaran moral dan etika yang relevan untuk memperkokoh karakter bangsa. Diskusi pun berfokus pada bagaimana cerita-cerita dan lakon-lakon lama bisa diadaptasi agar kembali relevan bagi generasi muda.
Keakraban Hingga Akhir Sesi
Suasana pertemuan yang penuh kehangatan itu tidak berakhir begitu saja setelah diskusi usai. Keduanya kemudian melanjutkan momen kebersamaan dengan makan siang bersama. “Kunjungan silaturahmi ini lalu kami akhiri dengan makan siang bersama,” tutup AM Hendropriyono, menggambarkan betapa santai dan bersahabatnya pertemuan antara dua tokoh nasional tersebut.
Artikel Terkait
Irak Hadapi Norwegia di Laga Perdana Grup I Piala Dunia 2026
Penumpang Kereta Subsidi KAI Naik 7,9 Persen, Layani 7,8 Juta Orang Hingga Mei 2026
Gaji Kondektur PT KAI Capai Rp6,5 Juta per Bulan, Ini Rincian Tugas dan Tunjangannya
BCA Syariah Gelar Diskusi Makna Sahabat di Istiqlal, Luncurkan Kolaborasi Digital ZIS dan Program Rumah Sahabat 2026