PARADAPOS.COM - Kasus dugaan penganiayaan berat yang menimpa seorang kakek berusia 75 tahun berinisial MN menggemparkan warga Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.
Peristiwa terjadi di rumah seorang perempuan berinisial KT (49), di Jalan MH Thamrin, Kecamatan Tanete Riattang, Kamis (3/7/2025).
Berdasarkan keterangan kepolisian, peristiwa bermula dari hubungan keduanya yang diduga bersifat transaksional.
Setelah melakukan hubungan badan di kediaman pelaku, KT meminta imbalan uang kepada MN.
Namun, permintaan itu ditolak oleh korban dengan alasan tidak memiliki uang.
Penolakan tersebut memicu emosi KT.
Dalam keadaan marah, ia mengambil balok kayu dan memukuli MN secara brutal, terutama pada bagian kepala.
Serangan itu mengakibatkan korban mengalami luka robek di kepala sebelah kanan serta memar di beberapa bagian tubuh, dan harus dirawat intensif di RSUD Dr Muh Yasin, Watampone.
“Pelaku sudah diamankan kemarin sore, setelah korban melapor,” ujar Panit Opsnal III Reskrim Polsek Tanete Riattang, Ipda Muhammad Nasrum, saat dikonfirmasi, Minggu (13/7/2025).
MN diketahui berprofesi sebagai tukang pijat di kawasan Jalan Kawerang, Kelurahan Manurunge.
Saat ini, polisi masih mendalami motif lengkap dari kejadian tersebut termasuk apakah ada unsur perencanaan atau sekadar reaksi spontan dari pelaku.
Sementara itu, KT telah diamankan dan kini mendekam di ruang tahanan Mapolsek Tanete Riattang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Polisi mengamankan sejumlah barang bukti termasuk potongan balok kayu yang digunakan dalam penganiayaan.
Dugaan Transaksi Seksual Berujung Kekerasan
Meski belum ada keterangan resmi dari kedua pihak mengenai sifat hubungan mereka, dugaan praktik prostitusi terselubung mengemuka dalam kasus ini.
Polisi belum memberikan keterangan apakah KT kerap menjual jasa seksual secara pribadi atau ini merupakan kasus insidental.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih memfokuskan proses penyidikan pada dugaan penganiayaan berat, sembari menunggu hasil visum dan keterangan lanjutan dari saksi maupun korban setelah kondisinya stabil.
Sumber: tribunnews
Artikel Terkait
Gas Air Mata Masuk Rumah Warga, Ibu-Ibu Ngamuk Usir Aparat Pakai Sapu Lidi
Ojol Pasang Spanduk di Fly Over Pasar Senen Kecam Pelindasan Affan
Heboh Video Ricuh di Polda Metro Jaya: Pengacara Publik Diusir Paksa saat Minta Anak-anak Dibebaskan
Jreng! Sahroni Dicopot dari Pimpinan Komisi III Usai Nyebut Pendemo DPR Orang Tolol Sedunia