Ahmad Dhani Kembali Bantah Tuduhan KDRT, Sebut Narasi Itu Rekayasa Industri Hiburan

- Kamis, 30 April 2026 | 06:50 WIB
Ahmad Dhani Kembali Bantah Tuduhan KDRT, Sebut Narasi Itu Rekayasa Industri Hiburan

PARADAPOS.COM - Anggota DPR sekaligus musisi Ahmad Dhani kembali membantah keras tuduhan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang pernah dilayangkan mantan istrinya, Maia Estianty. Pernyataan ini muncul di tengah ramainya kembali perbincangan publik mengenai konflik rumah tangga mereka yang sudah berlangsung belasan tahun lalu. Dhani menegaskan bahwa narasi yang beredar selama ini tidak sesuai dengan fakta dan ia tidak pernah melakukan KDRT seperti yang dituduhkan.

Dalam pernyataannya yang dikutip dari unggahan media sosial, Kamis (30/4/2026), Dhani dengan tegas menyebut tuduhan tersebut sebagai sebuah rekayasa. Ia bahkan mengaitkannya dengan kepentingan industri hiburan.

"Bikin drama KDRT, hingga bikin laporan palsu KDRT," kata Ahmad Dhani.

"Narasi itu terus diangkat oleh infotainment yang bekerja untuk selingkuhannya pemilik TV swasta," tambahnya.

Bantahan Berlandaskan Putusan Hukum

Konflik rumah tangga antara Ahmad Dhani dan Maia Estianty bukanlah cerita baru di panggung hiburan Tanah Air. Tuduhan KDRT ini pertama kali mencuat pada tahun 2007, saat rumah tangga mereka berada di ambang perceraian. Maia saat itu melaporkan Dhani ke pihak kepolisian atas dugaan kekerasan dalam rumah tangga.

Kasus ini langsung menjadi sorotan publik karena melibatkan dua musisi papan atas. Namun, Dhani sejak awal membantah tuduhan tersebut. Ia menyebut konflik yang terjadi hanyalah pertengkaran rumah tangga biasa yang tidak bisa dikategorikan sebagai KDRT.

Dalam beberapa kesempatan, Dhani memang mengakui adanya tindakan fisik ringan seperti dorongan saat situasi emosi memuncak. Namun, ia menolak jika hal itu disebut sebagai kekerasan dalam rumah tangga.

Keputusan Pengadilan Tak Menyebut KDRT

Perkara ini akhirnya berlanjut ke meja hijau hingga tingkat Mahkamah Agung. Dalam putusan pengadilan, perkara yang dikabulkan lebih berfokus pada perceraian. Tidak ada putusan pidana yang secara spesifik menyatakan Ahmad Dhani terbukti melakukan KDRT.

Fakta hukum inilah yang kerap dijadikan dasar oleh Dhani untuk menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak terbukti secara hukum. Ia merasa selama ini dirugikan oleh opini publik yang dibangun berdasarkan narasi sepihak.

Dinamika Konflik yang Tak Pernah Usai

Perceraian Ahmad Dhani dan Maia Estianty pada tahun 2008 memang diwarnai berbagai isu panas. Mulai dari tuduhan KDRT, perebutan hak asuh anak, hingga dugaan perselingkuhan yang melibatkan pihak ketiga. Berbagai narasi yang berkembang di media membuat publik terbelah.

Sebagian masyarakat mempercayai pengakuan Maia, sementara lainnya mendukung Dhani yang merasa menjadi korban opini publik. Isu lama ini kembali mencuat setelah Dhani menyinggung masa lalu dalam unggahan media sosialnya. Ia bahkan menyebut adanya narasi yang menurutnya dibangun selama bertahun-tahun dan tidak sesuai dengan fakta.

Di tengah hiruk-pikuk pemberitaan, publik kembali dihadapkan pada dua versi cerita yang berbeda. Satu sisi menganggap Dhani sebagai pelaku KDRT, sisi lain melihatnya sebagai korban kampanye hitam. Yang jelas, konflik rumah tangga yang terjadi hampir dua dekade lalu ini masih menyisakan luka dan perdebatan yang tak kunjung usai.

Editor: Yuli Astuti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar