PARADAPOS.COM - Rapat sekolah di Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara berujung ricuh. Seorang guru honorer berinisial LN mengamuk dan terlibat baku hantam dengan guru berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN).
Insiden ini dipicu oleh keputusan pengurangan jadwal mengajar LN, yang berdampak langsung pada penghasilannya. Rapat yang awalnya berlangsung kondusif berubah tegang ketika pihak sekolah memutuskan untuk mengurangi jam mengajar LN.
Meski sempat menunjukkan sikap menerima, emosi LN meledak setelah menerima sindiran dari seorang guru perempuan berstatus ASN. LN kemudian menghancurkan kursi rapat dan menyerang beberapa guru lainnya.
LN diduga merasa diperlakukan tidak adil dibandingkan guru ASN, terutama dalam pembagian jadwal dan pendapatan.
Dinas Pendidikan Madina telah mengetahui insiden tersebut. Saat ini, pihak sekolah dan para guru yang terlibat tengah diperiksa oleh Inspektorat untuk mengusut tuntas penyebab dan dampak dari keributan tersebut
Sumber: inews
Artikel Terkait
Ahmad Dhani Kembali Bantah Tuduhan KDRT, Sebut Narasi Itu Rekayasa Industri Hiburan
DPR Kritik Usulan Menteri PPPA Pindahkan Gerbong Perempuan ke Tengah Rangkaian KA
Warna Tas Ternyata Bisa Bikin Kulit Tampak Lebih Cerah, Ini Rekomendasi Pilihannya
Menteri PPPA Minta Maaf atas Usulan Gerbong Khusus Perempuan Usai Kecelakaan KA di Bekasi