PARADAPOS.COM - Rapat sekolah di Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara berujung ricuh. Seorang guru honorer berinisial LN mengamuk dan terlibat baku hantam dengan guru berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN).
Insiden ini dipicu oleh keputusan pengurangan jadwal mengajar LN, yang berdampak langsung pada penghasilannya. Rapat yang awalnya berlangsung kondusif berubah tegang ketika pihak sekolah memutuskan untuk mengurangi jam mengajar LN.
Meski sempat menunjukkan sikap menerima, emosi LN meledak setelah menerima sindiran dari seorang guru perempuan berstatus ASN. LN kemudian menghancurkan kursi rapat dan menyerang beberapa guru lainnya.
LN diduga merasa diperlakukan tidak adil dibandingkan guru ASN, terutama dalam pembagian jadwal dan pendapatan.
Dinas Pendidikan Madina telah mengetahui insiden tersebut. Saat ini, pihak sekolah dan para guru yang terlibat tengah diperiksa oleh Inspektorat untuk mengusut tuntas penyebab dan dampak dari keributan tersebut
Sumber: inews
Artikel Terkait
APPBI Buka Suara soal Pagar Besi di Mal: Bukan Antisipasi Kerusuhan, Melainkan Atur Arus Pengunjung
Pemerintah Resmi Naikkan Tunjangan Kinerja TNI, Tertinggi Rp 48,6 Juta untuk KSAD/KSAL/KSAU
Pembangunan Gardu Induk Nalumsari 150 kV di Jepara Dukung Pasokan Listrik, Sempat Terhambat Penolakan Oknum Anggota DPR
Spotify Perbarui Fitur Release Radar dengan Algoritma Lebih Akurat dan Opsi Kustomisasi