Pemprov DKI Berlakukan Tarif Transportasi Umum Rp1 Selama Dua Hari Lebaran 2026

- Minggu, 22 Maret 2026 | 01:25 WIB
Pemprov DKI Berlakukan Tarif Transportasi Umum Rp1 Selama Dua Hari Lebaran 2026

PARADAPOS.COM - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan tarif khusus sebesar Rp1 untuk seluruh transportasi umum pada 21 dan 22 Maret 2026. Kebijakan ini merupakan bentuk fasilitas bagi warga ibu kota yang ingin berlibur atau bersilaturahmi dalam momen perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno secara resmi mengonfirmasi program tersebut.

Tarif Spesial Dua Hari di Momen Lebaran

Kebijakan tarif simbolis ini berlaku secara penuh selama dua hari. Pramono Anung menegaskan jangka waktu pelaksanaannya, yang dimulai tepat pada hari pertama Lebaran.

"Berlaku kan mulai hari ini (Sabtu, 21 Maret) dan besok," jelas Gubernur DKI.

Langkah ini dinilai sebagai insentif langsung dari pemerintah daerah untuk meringankan mobilitas masyarakat di hari raya. Dengan tarif yang sangat terjangkau, diharapkan warga dapat lebih leluasa mengunjungi keluarga atau menikmati destinasi wisata tanpa terbebani biaya transportasi.

Fasilitas untuk Mobilitas dan Liburan Warga

Wakil Gubernur Rano Karno menyoroti tujuan kebijakan ini sebagai bentuk pelayanan untuk memfasilitasi liburan masyarakat. Dalam pernyataannya, ia menyampaikan harapan agar fasilitas ini dapat dimanfaatkan dengan baik.

"Insyaallah selama dua hari Jakarta memberikan fasilitas kepada masyarakatnya minimal untuk bisa berlibur," ungkap Rano Karno.

Selain informasi mengenai tarif transportasi, Wagub juga memberikan konteks terkait operasional tempat wisata. Ia menginformasikan bahwa Kebun Binatang Ragunan akan tutup pada hari pertama Lebaran, kemudian beroperasi kembali keesokan harinya, Minggu, 22 Maret. Dengan demikian, warga yang berencana mengunjungi Ragunan di hari kedua masih dapat memanfaatkan tarif Rp1 untuk perjalanan mereka.

Kebijakan ini menandai komitmen pemprov dalam menyediakan akses transportasi yang inklusif selama momen penting keagamaan, sekaligus mendorong aktivitas ekonomi dan sosial di tengah suasana hari raya.

Editor: Wahyu Pradana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar