Sebuah video lama yang menampilkan Nafa Urbach salah menyebut gelar akademik anggota DPR nonaktif, Ahmad Sahroni, kembali viral di media sosial.
Dalam video tersebut, Nafa tampak bingung antara menyebut gelar "doktor" dan "dokter" saat memperkenalkan Sahroni dalam sebuah acara di Gedung DPR.
Kesalahan tersebut langsung menuai kritik pedas, termasuk psikolog sekaligus mantan artis, Lita Gading, yang menyebutnya sebagai tindakan memalukan mengingat posisi Nafa sebagai anggota dewan.
Lita Gading menekankan bahwa perbedaan antara gelar "doktor" (Dr.) dan "dokter" (dr.) adalah pelajaran dasar yang seharusnya diketahui oleh seseorang yang duduk di kursi legislatif.
Menurutnya, perbedaan ini merupakan materi yang diajarkan di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).
"Aduuuuh ini lah kualitas anggota dewan, membedakan gelar saja tidak paham. Ini pelajaran SMP loooh please deh. Doctor (Dr.) S3 akademik sedangkan gelar dokter itu (dr). Memalukan," ujar Lita melalui akun Instagram pribadinya, Kamis (11/9/2025).
Lita mempertanyakan kualitas pendidikan Nafa Urbach. Ia secara tegas memperingatkan Nafa untuk terus belajar dan tidak hanya mengandalkan penampilan fisik saat menjalankan tugas sebagai wakil rakyat.
"Kamu sekolah atau tidak, atau cuma sampai gerbang? Harusnya sebelum ngomong apalagi di dalam parlemen dan berbicara di depan publik itu baca dan pelajari dahulu. Jangan cuma pakai konsep, jangan cuma pakai bedak tebal dan kecantikan," seru Lita.
Sebelumnya, Nafa Urbach telah dinonaktifkan dari keanggotaannya di DPR pada awal September 2025 dan dipastikan tidak lagi menerima gaji maupun tunjangan.
Mantan istri aktor Zack Lee ini juga menonaktifkan akun Instagram-nya dan tidak lagi terlihat secara online selama dua pekan terakhir setelah demo akhir Agustus 2025 lalu.
Kini, insiden salah sebut gelar ini kembali mengundang perhatian publik dan menjadi bahan perbincangan hangat di media sosial.
Peristiwa ini menjadi sorotan karena menunjukkan pentingnya pemahaman terhadap gelar akademik dan profesi, terlebih bagi seseorang yang memiliki peran penting dalam pembuatan kebijakan publik.
Kesalahan semacam ini dapat mencerminkan kurangnya perhatian terhadap detail yang seharusnya menjadi bagian dari kompetensi seorang anggota legislatif.
Sumber: suara
Foto: Kolase Lita Gading dan Nafa Urbach. [Dok. Istimewa]
Artikel Terkait
Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Picu Perdebatan Norma di Media Sosial
Pemuda Tewas Dibunuh di Kamar Penginapan Medan, Jenazah Dibuang ke Sungai
Polisi Usut Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS, DPR Desak Penanganan sebagai Percobaan Pembunuhan
Menteri Keuangan Buka Opsi Naikkan Batas Defisit APBN di Atas 3 Persen