Baru-baru ini beredar rumor soal Mantan Gubenur Jabar, Ridwan Kamil (RK) dituding selingkuh dengan Wanita bernama Lisa Mariana.
Sontak, hal ini langsung ditanggapi Kuasa Hukum Keluarga Ridwan Kamil, Nurdin.
Dia katakan, terkait beredarnya video seorang wanita yang mengaku menjalin hubungan asmara dengan Ridwan Kamil (RK), saat ini, pihak keluarga masih menelusuri kebenaran kabar tersebut.
"Masih ditelusuri terkait dengan berita tersebut. Karena sangat tendensius dan pihak kuasa hukum sudah menanyakan langsung ke wanita itu lewat dm (karena itu fitnah)," ujar Nurdin saat dihubungi, Rabu (26/3/2025) malam.
Nurdin pun saat ini tengah mempertimbangkan terkait langkah hukum yang akan dilayangkan ke wanita tersebut.
"Belum diputuskan terkait langkah hukum yang akan ditempuh," bebernya.
Sebelum diberitakan, beredar rumor tudingan soal perselingkuhan yang menyeret nama mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Bahkan, baru-baru ini mencuat sosok perempuan tersebut bernama Lisa Mariana dan nekat beberkan potongan isi chat-nya.
Untuk diketahui, nama Ridwan Kamil (RK) saat ini jadi trending topik di media social X (Twitter). Hal itu karena menyusul pengakuan Lisa Mariana terkait rumor perselingkuhan hingga memiliki anak.
Lisa Mariana membeberkan adanya hubungan terlarang dirinya dengan sosok pria, yang diduga adalah Ridwan Kamil melalui sejumlah postingan di Instagram Story-nya.
Bahkan, perempuan itu juga memosting cuplikan video call dengan seorang pria yang diduga memiliki kemiripan dengan eks Gubernur Jawa Barat tersebut.
Dalam beberapa potongan chat yang dibagikan, tampak Lisa Mariana beberapa kali mengirim pesan terhadap si pria, yang dipanggil dengan sebutan "akang".
Sumber: tvonenews
Foto: Kolase Ridwan Kamil (RK) dan Lisa Mariana/Net
Artikel Terkait
Didik Rachbini Peringatkan Ancaman Pidana Enam Tahun jika Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Terbukti
Gibran Minta Roy Suryo dan Dokter Tifa Didoakan, Hormati Proses Hukum
Roy Suryo dan Dokter Tifa Resmi Ditahan di Polda Metro Jaya Usai Perawatan Intensif
Menteri Keuangan Purbaya Disorot karena Negosiasi Panda Bond Dinilai Lebih Bernuansa Pencitraan daripada Solusi Ekonomi