Dalam kesempatan yang sama, Dr. Tifa juga menyoroti kasus hukum Silvester Matutina, yang disebutnya sebagai "terpidana yang seharusnya menjalani konsekuensi hukumnya". Ia mempertanyakan, "Anda sudah terpidana satu setengah tahun, kemudian lari enam tahun. Kenapa tidak dijalani saja?" sebagai bentuk penyorotan terhadap pelanggaran prinsip negara hukum.
Tanggapan Relawan dan Penegasan Dr. Tifa
Menanggapi sindiran tersebut, seorang perempuan yang hadir dalam forum bernama Diana membela diri dengan menyebut bahwa penggunaan pernyataan soal "CD dan BH" merupakan strategi untuk mendapatkan perhatian publik. Diana menjelaskan, "Kenapa saya harus mengatakan kalimat itu? Karena memang untuk bertemu dengan orang yang cari panggung, kita harus cari panggung dulu."
Namun, Dr. Tifa tetap pada pendiriannya dan menyerukan kepada seluruh perempuan Indonesia untuk menjaga martabat dan harga diri. Dengan penuh keyakinan ia menutup pernyataannya, "Saya mohon kepada seluruh wanita Indonesia, jangan pernah merendahkan diri Anda. Kita dilindungi sebagai perempuan yang diciptakan Allah untuk mampu melindungi dirinya sendiri."
Sebagai akademisi dan peneliti, Dr. Tifa menegaskan komitmennya untuk menghormati hukum dan mengungkap kebenaran bagi kepentingan rakyat.
Artikel Terkait
Kasus Child Grooming di Bogor: Gadis 13 Tahun Hilang Dibawa Pria Dewasa via TikTok
Trump Acungkan Jari Tengah ke Pekerja: Janji Buka Arsip Epstein Terbongkar?
Video Kontainer iPhone di Laut Utara Jawa Ternyata Hoax AI? Ini Buktinya
Wajib Pajak Gowa Syok Dapat Surat Paksa Rp26,5 Juta, Protes Aturan Standar Ganda