Rocky Gerung Prediksi Purbaya Kejar Capres 2029, Sindir Koboi Cengeng & Strategi FOMO

- Kamis, 30 Oktober 2025 | 00:00 WIB
Rocky Gerung Prediksi Purbaya Kejar Capres 2029, Sindir Koboi Cengeng & Strategi FOMO
Prediksi Rocky Gerung: Purbaya Kejar Elektabilitas untuk Capres/Cawapres 2029

Prediksi Rocky Gerung: Purbaya Mulai Kejar Elektabilitas untuk Capres atau Cawapres 2029

Pengamat politik Rocky Gerung memberikan sorotan tajam terhadap sosok Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, yang namanya semakin dikenal publik. Rocky Gerung memprediksi bahwa Purbaya tampaknya mulai menyiapkan langkah politiknya menuju Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029.

Menurut Rocky, gaya komunikasi dan berbagai manuver Purbaya belakangan ini berhasil memikat perhatian publik. Namun, ia mengingatkan bahwa daya tarik publik ini bisa meredup jika tidak dipertahankan dengan baik oleh Purbaya.

Analisis Komunikasi dan Hukum Diminishing Return

Rocky Gerung menganalisis gaya komunikasi Purbaya dengan teori tertentu. "Di dalam teori komunikasi Pak Purbaya ini, menteri kita ini berupaya untuk langsung tiba di puncak. Tanpa aklimatisasi, begitu sudah di puncak dia enggak bisa tiba di langit, dia akan turun. Jadi di dalam ilmu yang dia pelajari itu, ilmu ekonomi dasar, itu dia masuk di dalam hukum the law of diminishing return," ujarnya seperti dikutip dari channel YouTube Deddy Sitorus, Selasa (28/10/2025).

Oleh karena itu, Purbaya dinilai sedang berupaya menaikkan dan merawat elektabilitasnya dengan tampil sensasional di ruang publik. "Tapi, kita bisa bayangkan mungkin beliau sedang kejar-kejaran dengan 2029 supaya elektabilitasnya naik terus kan pasti orang seperti Purbaya sudah berpikir untuk menjadi calon presiden, calon wakil presiden, kan begitu ambisi yang terlihat," tambah Rocky.

Sindiran "Koboi Cengeng" dan Gejala FOMO Publik

Rocky Gerung juga menyindir gaya Purbaya yang dianggapnya mirip dengan film "Koboi Cengeng". "Saya tahu ada film yang dibintangi oleh Ateng dan Iskak dulu judulnya Koboi Cengeng. Iya, karena sok jago-jagoan padahal enggak punya kemampuan kan itu intinya. Tapi kita mesti jujur katakan bahwa orang akhirnya karena enggak ada leader tiba-tiba seorang yang tampil sensasional langsung jadi idola kan," jelasnya.

Rocky menyebut fenomena ini sebagai gejala FOMO (Fear Of Missing Out) dari publik Indonesia. "Kelihatannya Pak Purbaya ini berupaya untuk menunggangi sensasi-sensasi awal tanpa substansial pasti kacau kan," pungkasnya.

Tantangan Utama: Dukungan Politik

Rocky Gerung melihat tantangan utama bagi Purbaya untuk mempertahankan popularitasnya terletak pada dukungan politik. "Tetapi enggak mungkin Prabowo itu mem-backup Purbaya sambil membiarkan menteri-menteri teknisnya ini dikerjai oleh Purbaya. Menteri-menteri teknis itu kan kebanyakan Ketua Partai. Sementara Purbaya, ya enggak ada partai kecuali Purbaya berupaya untuk masuk ke Partai Gajah supaya ada back up politiknya," tutup Rocky Gerung.

Prediksi Rocky Gerung ini menjadi perbincangan hangat mengenai masa depan politik Purbaya Yudhi Sadewa dan persiapan menuju Pilpres 2029. Perkembangan elektabilitas dan langkah politik Purbaya ke depan akan terus menjadi sorotan.

Editor: Wahyu Pradana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar