PARADAPOS.COM - Tangerang Hawks meraih kemenangan tipis 87-84 atas tuan rumah Pacific Caesar Surabaya dalam lanjutan IBL 2026, Sabtu (15/3) malam. Kemenangan ini, yang diraih di GOR Pacific Caesar, lebih dari sekadar angka di papan skor; ini adalah bukti ketangguhan mental tim tamu yang mampu bangkit dari ketertinggalan untuk menutup pertandingan dengan kuat.
Mental Juara Jadi Penentu Kemenangan
Asisten Pelatih Tangerang Hawks, Harry Prayogo, mengakui bahwa laga tersebut berjalan alot. Meski sempat memimpin di kuarter awal, Hawks justru tertinggal di sisa pertandingan sebelum akhirnya bangkit di tiga menit terakhir. Kemenangan ini, menurutnya, adalah buah dari fokus dan ketenangan yang dijaga timnya di bawah tekanan.
"Kami memang unggul di kuarter pertama, tetapi selebihnya kami ketinggalan sampai kembali unggul di sisa tiga menit akhir laga," tutur Harry seusai pertandingan.
Strategi Penyesuaian dan Peran Penting Jeantal Cylla
Harry mengungkapkan, momentum pertandingan berbalik setelah adanya perubahan taktik. Di babak kedua, Hawks mengurangi ketergantungan pada tembakan tiga angka dan beralih ke permainan penetrasi yang lebih agresif ke area cat. Pergeseran strategi ini terbukti efektif menekan pertahanan lawan.
Perubahan itu diiringi dengan kebangkitan performa Jeantal Cylla. Pemain tersebut dinilai Harry menjadi pemicu dengan mencetak sejumlah poin krusial di momen-momen genting, yang menyulut semangat seluruh tim.
Pelajaran Berharga di Musim yang Ketat
Bagi Harry, kemenangan semacam ini sangat berharga untuk membangun karakter tim, terutama dalam musim reguler yang hanya terdiri dari 20 pertandingan. Setiap kemenangan memiliki bobot yang besar dalam perjalanan menuju playoff. Staf pelatih terus menekankan pentingnya kepercayaan diri dan kekuatan mental agar pemain tetap percaya diri meski dalam keadaan tertinggal.
Pandangan serupa diungkapkan oleh guard Hawks, Yesaya Saudale. Baginya, kemenangan ini murni hasil kerja kolektif dan sinergi seluruh anggota tim, bukan hanya andalan satu atau dua bintang.
"Ini tim bukan perorangan atau dua orang, semua pemain saling membutuhkan," tegas mantan pemain Pelita Jaya Jakarta itu.
Peta Klasemen Usai Laga
Kemenangan ini mengangkat catatan Tangerang Hawks menjadi 4 kemenangan dan 3 kekalahan (4-3). Sebaliknya, Pacific Caesar Surabaya masih terpuruk dan harus menelan pil pahit kekalahan ketujuhnya secara beruntun (0-7), situasi yang tentu memerlukan evaluasi mendalam dari kubu Surabaya. Laga ini sekali lagi mengonfirmasi bahwa di kompetisi ketat seperti IBL, ketahanan mental sering kali menjadi pembeda antara dua tim yang sama-sama berjuang keras di lapangan.
Artikel Terkait
Lens Kembali ke Puncak, Lyon Raih Kemenangan Penting di Pekan Ke-21 Ligue 1
Tiga Warga Hanyut di Sungai Bodri, Satu Masih Hilang
KSAD Tegaskan Komitmen TNI AD Dukung Ketahanan Pangan Lewat Agroforestri
Harga Emas Perhiasan Turun Signifikan, K24 Dijual Mulai Rp2,4 Juta per Gram