KSAD Tegaskan Komitmen TNI AD Dukung Ketahanan Pangan Lewat Agroforestri

- Sabtu, 07 Februari 2026 | 22:50 WIB
KSAD Tegaskan Komitmen TNI AD Dukung Ketahanan Pangan Lewat Agroforestri

PARADAPOS.COM - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan komitmen institusinya untuk mendukung ketahanan pangan nasional melalui pengembangan program agroforestri. Pernyataan ini disampaikan saat ditemui di sela-sela Gelar Wicara Panen Fest 2026 di Jakarta, Sabtu (7/2), di mana ia juga menerima penghargaan atas kontribusi TNI AD di bidang tersebut. Meski bukan tugas pokok, program ini dinilai menunjukkan perkembangan yang positif di lapangan.

Dukungan di Luar Tugas Pokok

Dalam paparannya, Jenderal Maruli dengan jujur mengakui bahwa kegiatan agroforestri sebenarnya bukan fokus utama tugas pokok TNI AD. Namun, komitmen untuk terus mengembangkan program ini muncul justru karena melihat hasilnya yang cukup baik di berbagai lokasi. Pendekatan ini mencerminkan sikap pragmatis dan responsif terhadap kebutuhan riil di masyarakat.

“Sebetulnya kami mengerjakan itu tidak jadi fokus tugas pokok. Tapi kami melihat perkembangannya baik,” tuturnya.

Melihat perkembangan yang dinilai positif itu, TNI AD kemudian berupaya menjadikan agroforestri sebagai salah satu kontribusi nyata bagi ketahanan dan kedaulatan pangan nasional yang berkelanjutan.

Rincian Program dan Penghargaan

Meski memberikan dukungan penuh, KSAD tidak merinci bentuk teknis pengembangan maupun komoditas spesifik yang sedang dikembangkan dalam program agroforestri tersebut. Meski demikian, tekad untuk terus berperan dalam memperkuat kemandirian pangan nasional ditegaskannya kembali.

“Kami akan berupaya terus akan mengembangkan (agroforestri),” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Maruli menerima anugerah atas peran TNI AD dalam program agroforestri, penyediaan air bersih, dan penguatan teritori pangan. Ia menekankan bahwa penghargaan ini adalah untuk institusi, bukan secara pribadi.

“Penghargaan karena peran TNI Angkatan Darat. Jadi bukan pribadi saya, (tapi penghargaan) sebagai KSAD,” jelasnya.

Penghargaan serupa, Anugerah Insan Inspiratif Pangan, juga diberikan kepada Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani dan Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto) atas kontribusi masing-masing dalam memperkuat ketahanan pangan.

Ekspansi dan Target Jangka Panjang

Geliat program agroforestri TNI AD sebenarnya telah berjalan sebelumnya. Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, KSAD telah memperluas wilayah program ke berbagai daerah di Jawa Barat, seperti Purwakarta, Cianjur, Pangalengan, Pangandaran, dan Garut, dengan target pengelolaan 200 hektare per lokasi.

“Program agroforestri ini bertujuan untuk menciptakan ketahanan pangan nasional dan membuka lapangan kerja baru,” kata Jenderal Maruli dalam kesempatan terpisah di Purwakarta.

Program yang melibatkan sekitar 5.000 keluarga ini dirancang dengan target pengelolaan lahan hingga 1 hektare per keluarga, yang diharapkan mampu memberikan pendapatan di atas Upah Minimum Regional (UMR). Kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, PTPN, dan PT Pupuk Indonesia disebut sebagai kunci keberhasilan. Melalui sinergi ini, KSAD optimistis program dapat mengurangi ketergantungan Indonesia pada impor bahan pangan.

Editor: Paradapos.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar