Caretaker PSBS Soroti Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan PSM Jelang Duel

- Sabtu, 07 Februari 2026 | 22:00 WIB
Caretaker PSBS Soroti Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan PSM Jelang Duel

PARADAPOS.COM - Caretaker pelatih PSBS Biak, Kahudi Wahyu Widodo, mengaku menyoroti tren minor yang dialami PSM Makassar jelang pertemuan kedua tim di BRI Super League 2025/2026. Laga pekan ke-20 yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (8/2/2026) ini, akan dihadapi PSM dengan catatan tujuh laga beruntun tanpa kemenangan. Kahudi pun memberikan analisisnya mengenai tekanan yang dihadapi lawannya.

Kondisi PSM Jadi Sorotan

Jelang duel di Sleman, atmosfer di kubu PSM Makassar tentu berbeda. Tim asal Sulawesi Selatan itu datang dengan beban psikologis yang tidak ringan, setelah melalui rentetan tujuh pertandingan tanpa merasakan kemenangan. Catatan tersebut, dalam persaingan ketat liga, tentu menjadi perhatian serius bagi lawan yang akan menghadapinya, termasuk PSBS Biak.

Kahudi Wahyu Widodo, yang memegang kendali sementara di PSBS, tampak memahami dinamika tersebut. Dalam konferensi pers sehari sebelum pertandingan, ia menyampaikan pandangannya dengan bahasa yang cukup bijak, mengakui bahwa situasi sulit bisa menjadi pedang bermata dua bagi sebuah tim.

Analisis Kahudi Soal Tekanan Lawan

Pengalaman di lapangan mengajarkan bahwa momentum buruk bisa memengaruhi tim dengan dua cara. Di satu sisi, tekanan bisa memicu motivasi luar biasa untuk bangkit. Di sisi lain, beban yang sama justru berpotensi membelenggu performa. Kahudi, dengan gaya bicaranya yang tenang, mengungkapkan analisis ini tanpa terkesan meremehkan.

"Terkait kekalahan beruntun dari PSM, sebuah tekanan itu bisa membuat orang menjadi motivasi atau justru menjadi beban," tuturnya saat sesi konferensi pers, Sabtu (7/2/2026).

Pernyataan itu bukan sekadar klise. Ia mencerminkan kehati-hatian seorang pelatih yang sedang mempersiapkan strategi. Alih-alih berasumsi PSM akan tampil lesu, Kahudi justru menyiapkan skuadnya untuk menghadapi segala kemungkinan, termasuk lawan yang sangat lapar akan kemenangan.

Persiapan Menghadapi Semua Skenario

Dengan jadwal siaran langsung di Indosiar dan Vidio, laga ini menarik perhatian banyak pihak. Fokus Kahudi jelas: memastikan anak asuhnya tidak terjebak dalam asumsi. Tren buruk lawan adalah data, namun pertandingan di lapangan hijau adalah realitas yang berbeda. Persiapan timnya diharapkan dapat membaca permainan sejak menit awal, apakah PSM tampil terbebani atau justru meledak dengan motivasi tinggi.

Pendekatan semacam ini menunjukkan kematangan dalam membaca konteks persepakbolaan. Bagi seorang caretaker, kemampuan menganalisis kondisi psikologis lawan sekaligus menjaga konsentrasi tim sendiri adalah bagian dari tantangan yang tidak kecil. Semua akan terjawab ketika whistle pertama berbunyi di Maguwoharjo.

Editor: Reza Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar