Jasa Marga Prediksi 1,6 Juta Kendaraan Padati Empat Gerbang Tol Jabodetabek Saat Mudik Imlek

- Sabtu, 14 Februari 2026 | 08:25 WIB
Jasa Marga Prediksi 1,6 Juta Kendaraan Padati Empat Gerbang Tol Jabodetabek Saat Mudik Imlek

PARADAPOS.COM - Arus mudik dan balik Lebaran diperkirakan akan memadati empat gerbang tol utama di wilayah Jabodetabek menjelang libur panjang Tahun Baru Imlek 2026. Berdasarkan prediksi PT Jasa Marga, sekitar 1,6 juta kendaraan akan keluar dan masuk wilayah tersebut, dengan puncak arus mudik diproyeksikan mencapai 831 ribu kendaraan.

Prediksi Arus Kendaraan di Titik Penyekatan

Gelombang perjalanan ini diprediksi akan terkonsentrasi pada empat titik penyekatan utama. Gerbang Tol (GT) Cikupa akan menampung arus menuju Merak, sementara GT Ciawi menjadi titik pantau untuk tujuan Puncak. Lalu lintas menuju Jawa Tengah dan Timur diprediksi memadati GT Cikampek Utama, sedangkan GT Kalihurip Utama akan ramai oleh kendaraan yang menuju Bandung.

Di sisi lain, arus balik diperkirakan sedikit lebih tinggi. Jumlah kendaraan yang akan memasuki wilayah Jabodetabek diprediksi mencapai sekitar 846 ribu unit.

Imbauan Keselamatan dari Jasa Marga

Menyikapi lonjakan kendaraan yang signifikan ini, Direktur Utama PT Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, mengeluarkan sejumlah imbauan keselamatan. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan ekstra bagi para pengemudi, terutama dalam kondisi cuaca yang tidak menentu.

“Seluruh pengguna jalan tol diimbau untuk selalu berhati-hati dalam berkendara dengan menjaga jarak aman, terutama saat kondisi hujan yang dapat mengurangi jarak pandang dan mengganggu perjalanan,” jelasnya dalam keterangan pers, Sabtu (14/2/2026).

Persiapan yang Perlu Diperhatikan Pemudik

Selain kewaspadaan di jalan, persiapan sebelum perjalanan juga menjadi kunci kelancaran mudik. Rivan menyarankan agar pemudik memastikan kondisi kendaraan dan fisik pengemudi benar-benar prima sebelum berkendara. Perencanaan perjalanan yang matang, termasuk pemilihan waktu berangkat, sangat disarankan untuk menghindari kepadatan puncak.

Ia juga mengingatkan hal-hal praktis yang sering terlupakan. “Manfaatkan waktu istirahat secara optimal di rest area, pastikan kecukupan BBM dan saldo kartu uang elektronik, serta patuhi rambu dan arahan petugas di lapangan,” tambah Rivan.

Imbauan ini disampaikan sebagai upaya antisipasi untuk menekan angka kecelakaan dan menciptakan perjalanan mudik yang lebih tertib. Dengan koordinasi dan kesadaran bersama, diharapkan arus mudik dan balik Imlek 2026 dapat berlangsung dengan lancar dan selamat.

Editor: Rico Ananda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar