PARADAPOS.COM - Menjelang Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah, Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Kepulauan Riau menyiapkan alokasi uang layak edar senilai Rp2,9 triliun. Penyediaan dana yang meningkat signifikan ini merupakan bagian dari program SERAMBI 2026, yang berlangsung dari 13 Februari hingga 15 Maret 2026, guna memastikan kelancaran transaksi dan tradisi keuangan masyarakat selama bulan suci dan hari raya.
Kesiapan Dana dan Pertumbuhan Ekonomi
Kepala Perwakilan BI Kepri, Ronny Widijarto, mengungkapkan bahwa peningkatan alokasi sebesar 38 persen dari realisasi tahun sebelumnya bukan tanpa alasan. Langkah ini secara khusus disesuaikan dengan proyeksi kebutuhan masyarakat sekaligus merespons tingginya pertumbuhan ekonomi daerah yang mencapai 26,94 persen pada 2025.
“Peningkatan ini kami sesuaikan dengan kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri, agar distribusi uang berjalan lancar dan mencukupi,” tuturnya dalam acara Kick Off SERAMBI 2026 di kantornya, Jumat (13/2/2026).
Kemudahan Akses Layanan Penukaran
Untuk mempermudah akses, BI Kepri tidak hanya mengandalkan jaringan kantor bank. Layanan kas keliling akan dihadirkan di tujuh titik strategis, termasuk sejumlah masjid besar di Batam. Selain itu, sebuah layanan terpadu bersama perbankan akan digelar di One Batam Mall pada 9–10 Maret 2026.
“Kegiatan itu di One Mall Batam,” jelas Ronny.
Kolaborasi dengan 15 bank mitra juga diperkuat untuk memperluas jangkauan. Masyarakat diberi kemudahan untuk mengatur penukaran secara daring melalui aplikasi PINTAR di laman resmi BI, sehingga dapat memilih jadwal dan lokasi yang paling sesuai.
“Layanan penukaran juga tersedia di seluruh loket kantor bank umum di wilayah Kepri selama periode program berlangsung,” tambahnya.
Peningkatan Batas Penukaran dan Harapan
Menyadari kebutuhan yang beragam, BI juga meningkatkan batas maksimal penukaran per individu dari Rp4,3 juta menjadi Rp5,3 juta. Kebijakan ini diharapkan memberikan fleksibilitas lebih besar bagi masyarakat dalam mempersiapkan berbagai keperluan transaksi selama momen Lebaran.
Melalui serangkaian langkah dalam SERAMBI 2026, BI Kepri berharap distribusi uang tunai dapat berjalan optimal, sekaligus mendukung geliat aktivitas ekonomi regional selama periode tersebut.
Dukungan dan Imbauan Pemerintah Daerah
Pemerintah daerah menyambut positif langkah antisipatif BI ini. Penjabat Sekretaris Daerah Kepri, Luki Zaiman, mengapresiasi upaya memastikan ketersediaan uang baru, mengingat tradisi ini telah mengakar kuat dalam budaya masyarakat.
“Jangan salah puasa ini pergerakan ekonominya cukup tinggi, kita ada tradisi THR dan masak besar. Maka dari itu, peredaran uang juga cepat,” ungkapnya.
Di sisi lain, Luki juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada. Ia menekankan pentingnya melakukan penukaran hanya melalui lembaga resmi seperti bank atau jaringan ATM, serta mewaspadai peredaran uang palsu.
“Distribusi diharapkan merata hingga ke pulau-pulau dan daerah terpencil, sehingga seluruh masyarakat dapat memperoleh layanan secara aman dan nyaman,” harapnya.
Artikel Terkait
Tuchel Pantau Garner dan Dewsbury-Hall untuk Skuad Inggris
Industri Game Indonesia Tumbuh Pesat, Buka Peluang Bisnis Digital bagi Pemula
Kompol Seala Raih Gelar Doktor Cum Laude dari UI, Disertasi Bahas Pemolisian di Era Digital
Program Makan Bergizi Gratis Ciptakan Lapangan Kerja bagi Hampir Satu Juta Orang