Puluhan Jembatan Darurat Selesai, Akses Banda Aceh-Meureudu Kembali Normal

- Senin, 16 Februari 2026 | 12:00 WIB
Puluhan Jembatan Darurat Selesai, Akses Banda Aceh-Meureudu Kembali Normal

PARADAPOS.COM - Proses pemulihan infrastruktur transportasi di Provinsi Aceh menunjukkan kemajuan nyata, lebih dari dua bulan pascabencana yang melanda wilayah itu. Data terbaru dari Komando Daerah Militer (Kodam) Iskandar Muda mengungkapkan, puluhan jembatan darurat telah selesai dibangun dan mulai beroperasi, menghubungkan kembali wilayah-wilayah yang sebelumnya terisolasi. Akses dari Kota Banda Aceh hingga Meureudu, misalnya, kini telah dapat dilalui oleh semua jenis kendaraan.

Distribusi dan Status Jembatan Bailey

Fokus utama dalam upaya rekonstruksi ini adalah pemasangan jembatan bailey. Dari total kebutuhan yang mencapai 72 unit, sebanyak 25 unit telah rampung dan difungsikan. Jembatan-jembatan ini tersebar di sejumlah kabupaten terdampak, dengan konsentrasi tertinggi di Bener Meriah (9 unit), Bireuen (6 unit), dan Aceh Utara (4 unit). Wilayah lain seperti Aceh Timur, Aceh Tengah, Aceh Singkil, dan Nagan Raya juga telah mendapat alokasi.

Selain yang sudah beroperasi, saat ini masih ada 12 unit jembatan bailey yang sedang dalam tahap pemasangan aktif. Sementara itu, belasan titik lokasi lainnya masih menjalani proses survei dan persiapan mobilisasi material, menandakan bahwa pekerjaan masih akan terus berlanjut dalam beberapa waktu ke depan.

Percepatan Akses dengan Jembatan Gantung dan Armco

Selain jembatan bailey, upaya pemulihan juga mencakup pembangunan jembatan perintis atau gantung untuk memulihkan akses masyarakat di titik-titik yang lebih spesifik. Enam jembatan gantung di lokasi seperti Araa, Blang Awe, dan Look Kuyun telah dinyatakan selesai. Sembilan unit lainnya masih dalam pengerjaan dengan progres yang bervariasi, mulai dari 34 hingga 92 persen.

Di Desa Pasir, Kecamatan Tripe Jaya, Gayo Lues, misalnya, terlihat personel TNI AD dengan cermat memasang sling penopang. Progres pembangunan di titik tersebut dilaporkan telah mencapai 87 persen, menunjukkan bahwa penyelesaiannya sudah di depan mata.

Jenis jembatan lain yang turut dibangun adalah jembatan armco. Hingga laporan ini dibuat, 25 unit telah selesai dibangun. Sepuluh unit sisanya masih dalam pengerjaan dengan progres rata-rata di atas 30 persen. Salah satu jembatan armco yang telah rampung di Desa Alur Pinang saat ini sedang memasuki tahap uji coba akhir sebelum dibuka untuk akses publik sepenuhnya.

Mengonfirmasi perkembangan tersebut, keterangan tertulis dari pihak Kodam Iskandar Muda pada Senin, 16 Februari 2026, menyatakan, "Ruas jalan dari Kota Banda Aceh sampai Meureudu sudah terhubung dan fungsional untuk semua jenis kendaraan."

Kemajuan yang berlapis ini—mulai dari jembatan bailey skala besar, jembatan gantung untuk akses lokal, hingga jembatan armco—menggambarkan sebuah upaya terstruktur dan bertahap. Meski masih ada puluhan titik yang memerlukan penyelesaian, pemulihan konektivitas darat di Aceh telah melangkah maju dengan fondasi yang semakin kuat.

Editor: Wahyu Pradana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar