Gereja Katedral Jakarta Gelar Misa Luring dan Daring untuk Rabu Abu 2026

- Senin, 16 Februari 2026 | 12:50 WIB
Gereja Katedral Jakarta Gelar Misa Luring dan Daring untuk Rabu Abu 2026

PARADAPOS.COM - Gereja Katedral Jakarta akan menggelar serangkaian misa pada Rabu Abu, 18 Februari 2026, untuk menandai dimulainya masa Prapaskah. Perayaan ini, yang merupakan awal dari 40 hari masa persiapan spiritual menuju Paskah, terbuka untuk umum tanpa perlu pendaftaran. Berdasarkan informasi resmi, jadwal misa hari itu terbagi dalam beberapa sesi, baik yang diselenggarakan secara luring maupun daring.

Jadwal Lengkap Misa Rabu Abu di Katedral Jakarta

Umat yang berencana menghadiri perayaan di Gereja Katedral dapat mengacu pada jadwal berikut. Terdapat empat waktu misa yang disediakan, dengan pilihan kehadiran fisik atau partisipasi secara online untuk dua sesi di antaranya.

  • Pukul 06.00: Misa luring.
  • Pukul 12.00: Misa luring dan daring.
  • Pukul 16.30: Misa luring dan daring.
  • Pukul 19.00: Misa luring.

Makna dan Tata Cara Pemberian Abu

Dalam tradisi liturgi Katolik, Rabu Abu memiliki makna mendalam sebagai simbol pertobatan dan kerendahan hati di hadapan Tuhan. Perayaan Ekaristi pada hari ini menjadi momen sakral untuk memulai masa pantang dan puasa dengan penuh kesadaran.

Abu yang digunakan dalam ritus berasal dari daun palma yang telah diberkati pada perayaan Minggu Palma tahun sebelumnya, yang kemudian dibakar. Selama misa, abu tersebut dioleskan di dahi umat membentuk tanda salib.

Ungkap pihak gereja, tanda abu ini tidak wajib dibawa sepanjang hari. "Abu boleh dibasuh setelah Misa," jelasnya. Meski demikian, tak sedikit umat yang memilih untuk tetap memakainya sebagai pengingat akan komitmen pertobatan hingga menjelang malam.

Status Hari Libur Nasional 2026

Bagi yang menanyakan cuti, penting untuk dicatat bahwa Rabu Abu tahun 2026 bukan merupakan hari libur nasional. Penetapan ini mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026.

Tanggal 18 Februari 2026 tidak tercantum dalam daftar libur, sehingga aktivitas kerja dan sekolah umumnya tetap berjalan seperti biasa. Hal ini kerap menjadi pertimbangan umat dalam mengatur waktu untuk menghadiri misa di tengah kesibukan.

Puncak Perayaan: Hari Raya Paskah 2026

Perjalanan masa Prapaskah yang dimulai dari Rabu Abu akan berujung pada perayaan utama, yaitu Hari Raya Paskah. Pada tahun 2026, Paskah jatuh pada tanggal 5 April, yang ditetapkan sebagai libur nasional.

Berbeda dengan Rabu Abu, peringatan Hari Kebangkitan Yesus Kristus ini akan dirayakan secara lebih luas, termasuk dengan adanya cuti bersama. Dengan demikian, umat memiliki kesempatan untuk merayakan puncak iman Kristiani ini dengan lebih leluasa.

Editor: Yuli Astuti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar