PARADAPOS.COM - Bintang muda RB Leipzig, Yan Diomande, dengan tegas membantah rumor yang menyebut dirinya bermimpi membela Liverpool. Dalam wawancara eksklusif, pemain berusia 19 tahun itu justru mengungkapkan bahwa klub raksasa Premier League tersebut adalah klub favorit sang ayah, bukan ambisi pribadinya saat ini. Pernyataan ini ia sampaikan di tengah gencarnya spekulasi yang menghubungkan namanya dengan Liverpool dan Bayern Munchen sebagai calon pengganti Luis Diaz.
Klub Impian Ayah, Bukan Miliknya
Di tengah hiruk-pikuk bursa transfer, Diomande memilih bersikap jernih dan menghormati klubnya saat ini. Ia merasa perlu meluruskan narasi yang beredar luas di media. Pemain asal Pantai Gading itu menegaskan bahwa cita-cita bermain di Anfield lebih merupakan harapan dari sosok terdekatnya.
"Orang-orang bilang Liverpool adalah klub impian saya. Tapi pertama-tama saya harus klarifikasi bahwa itu adalah klub favorit ayah saya," tutur Diomande kepada Bild.
Ia kemudian melanjutkan dengan nada penuh penghormatan, "Impiannya adalah melihat saya di Anfield dan merasakan atmosfer di sana. Dia selalu berbicara tentang Steven Gerrard, tapi saya masih terlalu muda untuk melihatnya bermain."
Komitmen Penuh untuk Leipzig di Tengah Minat Klub Besar
Meski mengakui rasa hormatnya pada Liverpool, Diomande tidak goyah. Ia dengan lugas menyatakan kesetiaannya pada Die Roten Bullen, klub yang memberinya kepercayaan untuk berkembang di level tertinggi. Penampilan gemilangnya musim ini—dengan sembilan gol dan enam assist dalam 24 penampilan—memang wajar menarik perhatian raksasa Eropa.
"Saya sangat menghormati Liverpool, tapi klub impian saya saat ini adalah Leipzig," tegasnya. "Selalu menyenangkan ketika ada rumor klub besar menginginkan saya, tapi ini bukan waktu yang tepat."
Mengenai kabar ketertarikan Bayern Munchen, pemain yang pernah membela Leganes itu bersikap diplomatis namun tetap fokus. "Saya belum berbicara dengan orang dari Bayern. Saya senang di Leipzig dan fokus penuh di sini, saya mencoba berkonsentrasi dengan permainan saya sendiri dan mendengarkan masukan staf pelatih," ungkapnya menutup pembicaraan.
Pernyataan sang pemain ini menunjukkan kematangan yang jarang ditemui pada pesepakbola muda di tengah pusaran rumor transfer. Alih-alih terbawa euforia, Diomande justru memilih menanamkan loyalitas dan konsentrasi penuh pada perkembangan kariernya di markas besarnya saat ini.
Artikel Terkait
PDIP Posisikan Diri sebagai Penyeimbang Pemerintahan Prabowo
Warga Pidie Jaya Bergantung Bantuan Air Bersih Pascabanjir
Ribuan Biota Laut Mati, Aktivitas Nelayan Tangerang Terhenti Total
Menag Ucapkan Selamat Imlek 2577, Tekankan Keadilan dan Solidaritas Nasional