PARADAPOS.COM - Harga emas batangan keluaran PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terkoreksi tajam pada perdagangan Selasa (17/2), menyusul tekanan dari pelemahan harga komoditas global. Emas Antam tercatat turun Rp 22.000 menjadi Rp 2.918.000 per gram, seiring dengan penurunan harga emas dunia yang menembus level di bawah US$5.000 per ons.
Tekanan dari Pasar Global dan Penguatan Dolar
Langkah emas Antam mengikuti tren global yang sedang lesu. Pada perdagangan Senin (16/2) waktu setempat, harga emas di pasar spot tercatat anjlok 1,3% menjadi US$4.976,37 per ons. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman April juga kehilangan 1%, berada di posisi US$4.996,60.
Analis pasar mengamati bahwa perdagangan berlangsung dalam likuiditas yang tipis. Hal ini dipicu oleh libur nasional di Amerika Serikat untuk Hari Presiden dan perayaan Tahun Baru Imlek di sejumlah negara Asia, yang membuat aktivitas perdagangan global berkurang.
Giovanni Staunovo, seorang analis dari UBS, memberikan konfirmasi atas kondisi tersebut. "Emas diperdagangkan dalam kisaran US$5.000/ons pada pekan ini dengan likuiditas yang lebih rendah karena liburan," tuturnya.
Faktor lain yang memberi tekanan adalah penguatan nilai tukar dolar AS. Mata uang Amerika yang menguat membuat logam mulia yang berdenominasi dolar menjadi lebih mahal bagi investor yang memegang mata uang lain, sehingga mengurangi daya tariknya.
Ekspektasi Suku Bunga dan Dinamika Geopolitik
Di balik volatilitas harian, pasar masih mencerna sinyal kebijakan moneter dari The Fed. Data ekonomi AS belakangan ini memberikan gambaran beragam, dengan inflasi konsumen yang lebih rendah dari proyeksi diimbangi oleh pertumbuhan lapangan kerja yang kuat. Kondisi campuran ini membuat spekulasi mengenai waktu pemangkasan suku bunga menjadi tidak pasti.
Pernyataan pejabat bank sentral turut diperhitungkan. Presiden Bank Federal Reserve Chicago, Austan Goolsbee, baru-baru ini menyatakan bahwa suku bunga memang berpeluang turun, namun ia mengingatkan bahwa inflasi di sektor jasa masih bertahan di level tinggi. Para pelaku pasar saat ini memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga dalam pertemuan kebijakan mendatang.
Di sisi lain, perkembangan geopolitik tetap menjadi faktor pendukung potensial bagi harga emas sebagai aset safe-haven. Isu mengenai upaya Iran meraih kesepakatan nuklir dengan AS yang disebut dapat memberi manfaat ekonomi, menjadi salah satu hal yang diawasi.
Dalam lingkungan yang dinamis ini, beberapa analis mulai menyesuaikan proyeksi mereka. Zain Vawda, analis di MarketPulse by OANDA, mengungkapkan revisi targetnya. "Saya akan menurunkan target jangka menengah saya untuk emas dari US$5.500 menjadi lebih dekat ke kisaran US$5.100-US$5.200 untuk saat ini, tetapi ini adalah situasi yang sangat dinamis," jelasnya.
Perak Ikut Melemah, Harga Buyback Antam Turun
Tekanan tidak hanya terjadi pada emas. Logam mulia lain, perak, mengalami pelemahan yang lebih dalam. Harga perak spot turun 2% menjadi US$75,83 per ons, melanjutkan penurunan dari sesi sebelumnya. Vawda menilai, sebagai logam yang lebih sensitif terhadap siklus industri, sinyal ekonomi yang kuat justru mengurangi daya tarik perak sebagai pelindung nilai dibandingkan emas.
Kembali ke pasar domestik, penurunan harga juga berdampak pada nilai beli kembali (buyback) emas Antam. Berdasarkan informasi dari situs resmi penjualan, harga buyback turun menjadi Rp 2.706.000 per gram. Bagi masyarakat yang ingin menjual kembali emas batangannya, penting untuk memperhatikan ketentuan perpajakan yang berlaku. Transaksi buyback dengan nilai di atas Rp 10 juta dikenai pemotongan PPh Pasal 22 sebesar 1,5% bagi pemegang NPWP dan 3% bagi non-NPWP.
Daftar Harga Emas Batangan Antam per Gramasi
Berikut rincian harga jual emas batangan Antam per Selasa (17/2) untuk berbagai ukuran gramasi:
- Emas Antam 1 gram: Rp 2.918.000
- Emas Antam 2 gram: Rp 5.776.000
- Emas Antam 3 gram: Rp 8.639.000
- Emas Antam 5 gram: Rp 14.365.000
- Emas Antam 10 gram: Rp 28.675.000
- Emas Antam 25 gram: Rp 71.562.000
- Emas Antam 50 gram: Rp 143.045.000
- Emas Antam 100 gram: Rp 286.012.000
Artikel Terkait
Peziarah TPU Kawi-kawi Keluhkan Pembersih Makam Liar yang Memaksa dan Memeras
Polda Metro Jaya Kerahkan 1.919 Personel Amankan Imlek 2026
MUI Prediksi Awal Ramadan 2026 Berpotensi Berbeda di Indonesia
Tanggul Tuntang Jebol, Jalur Semarang-Grobogan Lumpuh Total