PARADAPOS.COM - Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) resmi membuka pendaftaran untuk SMA Unggul Garuda Baru. Program ini menawarkan beasiswa penuh 100 persen di tahun pertama bagi siswa berprestasi, khususnya dari keluarga kurang mampu, yang lolos seleksi ketat. Namun, kebijakan beasiswa ini hanya berlaku untuk sekolah yang benar-benar baru dibangun, bukan untuk sekolah-sekolah yang masuk dalam program transformasi.
Perbedaan Kebijakan Beasiswa: Garuda Baru vs. Transformasi
Kebijakan pemberian beasiswa ini membedakan dengan jelas antara dua kategori sekolah dalam program Garuda. Siswa yang diterima di SMA Unggul Garuda Baru akan mendapatkan pembiayaan penuh untuk pendidikan, biaya hidup, dan bahkan kemungkinan kunjungan keluarga selama tahun ajaran pertama 2026/2027. Untuk tahun-tahun berikutnya, besaran beasiswa dijamin tidak kurang dari 80 persen.
Sebaliknya, siswa di SMA Unggul Garuda Transformasi—yaitu sekolah-sekolah unggulan yang sudah ada dan diperkuat—tidak menerima beasiswa dalam bentuk tunai langsung. Meski demikian, mereka tetap mendapatkan fasilitas pengembangan kompetensi, seperti pelatihan bahasa Inggris, penggalian potensi, dan bantuan untuk mendaftar ke perguruan tinggi luar negeri.
Ardi Findyartini, Direktur Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif (SPPT) Kemendikbudristek, menjelaskan perbedaan pendekatan ini dalam sebuah sosialisasi di Jakarta, Rabu (18/2/2026).
"Untuk tahun ini 100 persen beasiswanya, untuk tahun-tahun berikutnya, sekurang-kurangnya 80 persen," ujarnya mengenai skema untuk SMA Unggul Garuda Baru.
Mengenai manfaat untuk sekolah transformasi, Findyartini memaparkan, "Dan ada fasilitasi pendaftaran untuk perguruan di luar negeri, terutama untuk mendapatkan letter of acceptance. Kalau dibilang beasiswa, mungkin beasiswa juga ya, tapi pembiayaannya digulirkan dalam program-program penguatan siswa, guru tenaga pendidikan, dan sekolah."
Memahami Dua Model Sekolah Unggul Garuda
Program SMA Unggul Garuda sendiri hadir dalam dua model dengan dasar dan target yang sama, yaitu mencetak lulusan berdaya saing global, namun dengan pendekatan operasional yang berbeda.
SMA Unggul Garuda Transformasi
Model ini merupakan program penguatan dan peningkatan mutu bagi SMA/MA yang sudah berdiri dan memiliki reputasi baik. Tujuannya adalah mengakselerasi kapasitas sekolah-sekolah tersebut agar setara dengan standar perguruan tinggi terbaik dunia. Saat ini, terdapat 12 sekolah yang masuk dalam kategori ini, tersebar dari Aceh hingga Papua.
SMA Unggul Garuda Baru
Berbeda dengan model transformasi, model "Baru" berarti pembangunan sekolah dari nol di lokasi yang ditentukan. Pemerintah merencanakan pembangunan 20 sekolah baru, dengan empat lokasi pertama telah diumumkan, yaitu di Belitung Timur (Babel), Timor Tengah Selatan (NTT), Konawe Selatan (Sultra), dan Bulungan (Kaltara). Sekolah ini akan berasrama penuh.
Persyaratan dan Proses Seleksi yang Ketat
Pendaftaran PPDB SMA Unggul Garuda Baru telah dibuka sejak 5 Februari 2026 dan akan berakhir pada 7 Maret 2026. Proses seleksinya dirancang multi-tahap dan kompetitif, mencakup tes akademik, wawancara, hingga pemeriksaan kesehatan.
Calon siswa harus memenuhi kriteria umum seperti WNI, usia maksimal 21 tahun per Juli 2026, dan bersedia tinggal di asrama. Prioritas diberikan kepada siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu, dengan bukti keikutsertaan dalam program bantuan sosial pemerintah.
Secara akademik, pelamar harus memiliki nilai minimal 85 untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika di rapor semester 1-5 SMP. Alternatifnya, siswa dapat menunjukkan prestasi terkurasi di bidang Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika (STEM) yang tercatat dalam sistem Pusat Prestasi Nasional.
Dokumen pendaftaran yang diperlukan cukup lengkap, mulai dari scan rapor dan akta kelahiran, hingga surat pernyataan kesediaan mengikuti program pengembangan diri dan tinggal di asrama. Pengumuman hasil seleksi akhir dijadwalkan pada 30 April 2026.
Artikel Terkait
Xbox Game Pass Tambah Dua RPG Besar: The Witcher 3 dan Kingdom Come Deliverance II
Banjir dan Longsor Lumpuhkan Tapanuli Tengah, Gubernur Tinjau Lokasi dan Janjikan Bantuan
Tarawih Perdana Ramadhan Hidupkan Masjid Negara Ibu Kota Nusantara
Kemendiktisaintek Tegaskan SMA Unggul Garuda Beda Konsep dengan RSBI