PARADAPOS.COM - Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo melakukan peninjauan langsung ke Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Langkahan di Kabupaten Aceh Utara pada Rabu, 25 Februari 2026. Kunjungan lapangan ini bertujuan memastikan proses pemulihan layanan air bersih pascabencana banjir berjalan sesuai rencana, sekaligus mengevaluasi kondisi infrastruktur yang rusak akibat sedimentasi sungai. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memulihkan akses terhadap kebutuhan dasar bagi ribuan warga di dua kecamatan yang terdampak.
Pemulihan Bertahap Pascabencana
SPAM Langkahan, yang mengandalkan air baku dari Sungai Krueng Jambo Aye dengan kapasitas 20 liter per detik, sempat mengalami gangguan serius. Banjir dan sedimentasi menyebabkan kerusakan pada bagian intake dan pipa sadap, sementara instalasi pengolahan air mengalami kelebihan beban. Akibatnya, pasokan air bersih untuk ribuan pelanggan di Kecamatan Langkahan dan Tanah Jambo Aye sempat terhambat.
Namun, upaya perbaikan darurat telah menunjukkan hasil. Saat ini, aliran air perlahan mulai kembali, meski belum mencapai kondisi optimal seperti sebelum bencana.
Menteri Dody mengonfirmasi perkembangan tersebut. "Beberapa bulan lalu kondisinya masih cukup berat. Saat ini intake sudah mulai dibangun kembali meskipun masih dalam tahap darurat. Yang jelas, air sudah kembali mengalir ke masyarakat meski belum sepenuhnya optimal," jelasnya.
Perluasan Jangkauan dan Perbaikan Jaringan Rumah
Hingga saat peninjauan, layanan telah kembali menjangkau sekitar 1.500 sambungan rumah di tiga desa. Target selanjutnya adalah memperluas cakupan ke tujuh desa tambahan dalam waktu dekat, sehingga total sambungan yang terlayani dapat mendekati angka normal sekitar 3.600 sambungan.
Perhatian juga diberikan pada kondisi jaringan di tingkat rumah tangga. Banyak saluran air milik warga yang tertutup lumpur atau bahkan mengalami kebocoran, yang turut menghambat distribusi air hingga ke keran.
Menteri Dody menegaskan bahwa perbaikan di level ini juga menjadi prioritas. "Banyak saluran rumah yang tertutup lumpur, bahkan ada yang bocor dan harus diganti. Ini juga kita benahi agar layanan bisa pulih sepenuhnya," tuturnya.
Peningkatan Kualitas dan Rencana Jangka Menengah
Di sisi kualitas air, meski secara umum dinyatakan relatif baik, masih terlihat adanya kekeruhan. Untuk mengatasi hal ini, tim teknis telah diminta untuk menyempurnakan proses pengolahan dengan penambahan filter dan bahan kimia, meski masih dalam koridor fase tanggap darurat.
"Kualitas air relatif baik, tetapi masih terlihat sedikit keruh. Saya sudah minta penambahan filter dan bahan kimia untuk meningkatkan kualitas, meskipun kita masih dalam fase tanggap darurat," tegas Menteri Dody.
Melihat ke depan, pemerintah telah menyiapkan solusi jangka menengah untuk mengatasi keterbatasan kapasitas sistem yang ada. Rencananya, akan dibangun SPAM IKK Langkahan baru berkapasitas 50 liter per detik di lokasi yang berdampingan dengan sistem eksisting. Konstruksi ditargetkan dimulai pada awal Tahun Anggaran 2026.
Menteri Dody memaparkan manfaat dari proyek baru ini. "Nanti akan dibangun SPAM baru di lokasi yang berdampingan. Dengan tambahan kapasitas 50 liter per detik, ditambah 20 liter per detik dari sistem eksisting, kami harap layanan air bersih bisa tersedia 24 jam bagi seluruh warga," ujarnya.
Desain Modern untuk Ketahanan Masa Depan
SPAM baru tersebut didesain dengan standar lebih modern dan efisien untuk memudahkan operasional oleh PDAM Tirta Pase. Ruang lingkup pembangunannya cukup komprehensif, mencakup instalasi pengolahan air, intake baru, jaringan pipa transmisi dan distribusi utama, reservoir berkapasitas 600 meter kubik, rumah pompa, hingga fasilitas pendukung seperti kantor operasional.
Melalui kombinasi antara pemulihan infrastruktur yang rusak dan penambahan kapasitas dengan sistem baru, pemerintah berupaya membangun ketahanan layanan air minum yang lebih kuat di Aceh Utara. Harapannya, sistem ini tidak hanya memulihkan kondisi saat ini, tetapi juga lebih siap menghadapi risiko bencana hidrometeorologi yang mungkin terjadi di masa mendatang.
Artikel Terkait
Cara Menjaga Hubungan dengan Teman yang Haus Perhatian
Pemerintah Siapkan 160.000 Formasi CPNS pada 2026
Analisis: Program Pemerintahan Baru Dilihat sebagai Buffer Hadapi Ketidakpastian Global
Kemendagri: Perencanaan Matang Kunci Keuangan Daerah yang Akuntabel