Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Toli-Toli, Tidak Berpotensi Tsunami

- Sabtu, 28 Februari 2026 | 08:25 WIB
Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Toli-Toli, Tidak Berpotensi Tsunami

PARADAPOS.COM - Gempa bumi dengan magnitudo 5,6 mengguncang wilayah Kabupaten Toli-Toli, Sulawesi Tengah, pada Sabtu (28/2/2026) siang. Guncangan yang berpusat di darat dengan kedalaman dangkal ini dirasakan hingga ke wilayah tetangga, namun otoritas menyatakan tidak ada potensi tsunami dan belum ada laporan kerusakan berarti.

Detail Episentrum dan Kedalaman Gempa

Berdasarkan rilis resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episentrum gempa terletak pada koordinat 1,24 Lintang Utara dan 120,95 Bujur Timur. Titik pusatnya berada sekitar 46 kilometer di timur laut kota Toli-Toli, dengan kedalaman hanya 10 kilometer di bawah permukaan tanah. Kedalaman yang relatif dangkal seperti ini sering kali membuat getaran terasa lebih kuat di permukaan, meski kekuatannya tidak termasuk dalam kategori besar.

Skala Guncangan di Beberapa Wilayah

Getaran gempa dirasakan dengan intensitas yang bervariasi di sejumlah daerah. BMKG melaporkan, guncangan mencapai skala IV Modified Mercalli Intensity (MMI) di Toli-Toli dan Kabupaten Buol. Pada skala ini, getaran umumnya dirasakan oleh banyak orang baik di dalam maupun luar ruangan, disertai dengan goyangan pada benda-benda ringan.

Adapun di wilayah Pohuwato, Provinsi Gorontalo, gempa tercatat dengan intensitas yang lebih rendah, yaitu II hingga III MMI. Getaran di tingkat ini biasanya hanya dirasakan oleh sebagian orang dan sering digambarkan seperti sensasi truk besar yang melintas.

Imbauan Resmi dan Potensi Dampak

BMKG telah mengeluarkan pernyataan tegas melalui peta guncangan (ShakeMap) bahwa gempa ini berpusat di darat dan tidak berpotensi menimbulkan gelombang tsunami. Meski demikian, pihak berwenang mengingatkan masyarakat untuk tidak lengah.

“Hati-hati terhadap gempabumi susulan yang mungkin terjadi,” imbau BMKG dalam keterangannya.

Hingga saat ini, belum ada laporan resmi yang masuk mengenai kerusakan infrastruktur maupun korban jiwa akibat peristiwa seismik tersebut. Situasi terus dipantau, dan masyarakat setempat diharapkan tetap tenang namun waspada, mengikuti perkembangan informasi dari sumber-sumber yang kredibel.

Editor: Yuli Astuti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar