Jokowi Tak Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila karena Belum Terima Undangan Resmi

- Senin, 01 Juni 2026 | 07:50 WIB
Jokowi Tak Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila karena Belum Terima Undangan Resmi
PARADAPOS.COM - Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), tidak menghadiri upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin, 1 Juni 2026. Ajudan Jokowi, AKBP Syarif Muhammad Fitriansyah, menyatakan bahwa pihaknya belum menerima undangan resmi untuk acara tersebut, baik dalam bentuk surat maupun komunikasi lainnya.

Konfirmasi dari Ajudan Presiden

Menanggapi ketidakhadiran tersebut, Syarif memberikan pernyataan singkat saat dikonfirmasi pada hari yang sama. Ia menegaskan bahwa tidak ada dokumen atau pemberitahuan yang sampai ke meja Jokowi. “Hingga pagi hari ini, kami belum menerima undangan untuk Bapak Joko Widodo menghadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, baik berupa surat resmi maupun komunikasi lainnya,” ujar Syarif. “Oleh karena itu, Bapak tidak menghadiri kegiatan tersebut,” lanjutnya.

Kehadiran Para Petinggi Negara

Upacara yang berlangsung khidmat itu dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tampak mendampingi Presiden Prabowo. Selain itu, hadir pula Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, Wakil Presiden ke-13 RI Ma’ruf Amin, serta Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK). Soraya Hamzah Haz, istri dari Wakil Presiden ke-9 Hamzah Haz, juga terlihat dalam barisan tamu undangan. Menariknya, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga tidak hadir dalam upacara tersebut. Hal ini menimbulkan tanda tanya di kalangan publik mengenai pola komunikasi antara penyelenggara dan para mantan pemimpin bangsa.

Rencana Undangan dari BPIP

Sebelum acara digelar, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) telah menyatakan niatnya untuk mengundang seluruh mantan Presiden dan Wakil Presiden. Sekretaris Utama BPIP, Tonny Agung Arifianto, menyampaikan hal ini kepada wartawan pada Jumat, 29 Mei 2026. “Ini bagian dari proses membangun gotong royong bersama, kolaboratif semuanya, semua Presiden maupun Wakil Presiden pastinya kita undang semuanya,” jelas Tonny. Meski demikian, ia belum merinci siapa saja dari para mantan pemimpin yang telah mengonfirmasi kehadiran mereka. Ketiadaan informasi detail ini membuat publik berspekulasi mengenai dinamika di balik layar persiapan upacara kenegaraan tersebut.

Editor: Bagus Kurnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini