PARADAPOS.COM - Wakil Presiden Gibran Rakabuming menghadiri puncak perayaan Imlek Festival 2577 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Sabtu (22/2/2026) malam. Kehadirannya, yang mewakili Presiden Prabowo Subianto, menjadi bagian dari gelaran budaya tahunan yang merayakan keberagaman dan akulturasi, sekaligus menjadi ruang publik bagi warga untuk 'ngabuburit' di bulan Ramadhan.
Antusiasme Warga Menyambut Kedatangan Wapres
Suasana Lapangan Banteng sudah ramai sejak sore hari ketika Wapres tiba sekitar pukul 20.00 WIB. Ia memasuki area festival melalui akses dari Hotel Borobudur, langsung disambut oleh gemerlap lampu dan hiruk-pikuk pengunjung yang menikmati berbagai kuliner, pertunjukan seni, dan museum akulturasi. Penampilan barongsai yang dinamis turut memeriahkan penyambutan di pintu masuk, menambah nuansa khas perayaan.
Wapres Gibran, yang mengenakan batik berwarna cokelat, kemudian disambut oleh sejumlah pejabat. Wakil Menteri Ekonomi Kreatif sekaligus Ketua Panitia, Irene Umar, hadir untuk memberikan sambutan selamat datang. Turut hadir dalam penyambatan tersebut Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Stella Christie.
Duduk Bersama Keluarga Presiden dan Pejabat Negara
Setelah menyapa warga, Wapres kemudian menempati kursi tamu utama di depan panggung. Ia duduk bersebelahan dengan Ragowo Hediprasetyo Djojohadikusumo, putra dari Presiden RI. Kehadiran sejumlah menteri dan pimpinan lembaga tinggi negara di lokasi yang sama memperlihatkan nuansa kebersamaan dalam perayaan ini.
Di antara tamu undangan yang hadir terlihat Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Agama Nasaruddin Umar, serta Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono. Ketua MPR RI Ahmad Muzani dan Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin juga turut memadati area VVIP.
Festival sebagai Ruang Publik dan Simbol Keberagaman
Berdasarkan rilis resmi pemerintah, Imlek Festival 2577 ini berlangsung dari tanggal 22 Februari hingga 3 Maret 2026. Acara yang terbuka untuk umum ini digelar setiap hari mulai pukul 15.00 hingga 22.00 WIB, menawarkan sebuah ruang temu yang hidup di tengah ibu kota.
Gelaran ini tidak hanya sekadar perayaan tahun baru Imlek, tetapi telah bertransformasi menjadi sebuah festival publik yang menampilkan harmoni budaya. Nuansa 'ngabuburit' Ramadhan yang berpadu dengan kemeriahan Imlek menciptakan atmosfer unik, mencerminkan kehidupan masyarakat Indonesia yang majemuk.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Harapkan Harmoni di Imlek yang Berdekatan dengan Ramadan
Ketegangan Timur Tengah Ganggu Penerbangan Internasional di Bandara Bali
Gubernur DKI Perintahkan Penertiban Taman Cawang Diduga Jadi Lokasi Asusila
Polisi Selidiki Pembakaran Rumah dan Kendaraan di Lamongan, Diduga Balasan Kasus Bacok di Gresik