PARADAPOS.COM - Sebuah bengkel las di Jalan Raya Pesar, Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, dilalap api pada Sabtu siang. Insiden yang terjadi sekitar pukul 14.26 WIB itu menewaskan seorang wanita berusia 19 tahun berinisial JA. Korban diduga terjebak di dalam toilet saat api mulai membesar. Hingga saat ini, polisi masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran dan tengah memeriksa sejumlah saksi di lokasi.
Kronologi Kejadian dan Temuan Awal
Api pertama kali terlihat saat seorang pegawai tengah melakukan pengelasan pada sepeda motor di dalam bengkel. Belum diketahui secara pasti apakah percikan las menjadi pemicu utama, namun peristiwa itu terjadi begitu cepat. Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Cikupa, Ipda Syaiful Rusdiansyah, menyebutkan bahwa timnya langsung bergerak begitu laporan diterima.
“Untuk penyebab pasti masih dalam proses penyelidikan dan saat ini kami memeriksa saksi-saksi,” kata Syaiful dalam keterangannya, Sabtu (30/5/2026).
Suasana di lokasi sempat mencekam. Warga sekitar berusaha membantu memadamkan api dengan alat seadanya sebelum petugas pemadam tiba. Namun, kobaran api yang cepat membesar membuat mereka tak bisa berbuat banyak.
Korban Ditemukan di Dalam Toilet
Korban JA ditemukan dalam kondisi tragis di ruang mandi bengkel tersebut. “Korban ditemukan di ruang mandi dengan kondisi seluruh tubuh terbakar,” ujar Syaiful saat menjelaskan hasil evakuasi.
Diduga, korban berlari ke toilet untuk menyelamatkan diri saat api mulai menjalar, namun tak sempat keluar karena pintu mungkin terhalang atau asap tebal membuatnya kehilangan arah. Jenazah korban segera dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Balaraja untuk penanganan lebih lanjut.
Upaya Pemadaman dan Penyelidikan
Petugas pemadam kebakaran dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang diterjunkan ke lokasi dengan dua unit mobil pemadam. Proses pemadaman berlangsung cukup alot dan memakan waktu beberapa jam hingga api benar-benar padam. Setelah area dinyatakan aman, tim penyidik mulai melakukan olah tempat kejadian perkara.
Syaiful menambahkan bahwa pihaknya masih mendalami peristiwa ini. Pemeriksaan terhadap para saksi terus dilakukan untuk mengungkap rangkaian kejadian secara utuh. Tidak ada korban lain selain JA, namun kerugian materi akibat kebakaran masih dalam pendataan.
Artikel Terkait
Promo Back to School Honda: Diskon Hingga Rp1,4 Juta untuk Skutik di Jakarta dan Tangerang
GPND Sumut 15 Tahun: Defri Noval Klaim Konsisten Lahirkan Kader dan Raih Peningkatan Suara Legislatif
S&P Pertahankan Peringkat Kredit RI di BBB, Prasasti Ingatkan Publik Tak Baca Data Ekonomi Secara Parsial
Jaksa Agung Usulkan Kuntadi sebagai Jampidsus ke Prabowo, Istana Segera Proses