PARADAPOS.COM - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan keyakinannya bahwa laporan mengenai meninggalnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dalam serangan udara baru-baru ini adalah benar. Pernyataan ini disampaikan Trump kepada sejumlah media AS, seraya menambahkan bahwa "banyak" pejabat tinggi Iran lainnya juga dilaporkan tewas dalam serangan yang diduga dilancarkan Israel pada akhir Februari 2026 itu.
Klaim Trump dan Respons Media
Dalam keterangannya kepada pers, mantan presiden ke-45 AS itu tampak merujuk pada klaim yang sebelumnya telah disampaikan oleh Perdana Menteri Israel. Trump memberikan konfirmasi terbatas, meski dengan bahasa yang tetap berhati-hati, mengenai dampak serangan militer terhadap pucuk pimpinan di Teheran.
Ketika ditanya NBC News tentang kabar meninggalnya Khamenei, Trump memberikan tanggapan singkat namun signifikan. “Kami merasa bahwa itu adalah berita yang benar,” ujarnya.
Menggambarkan skala dampak serangan, ia kemudian menambahkan detail lebih lanjut. “Sebagian besar pemimpin senior Iran telah tewas. Orang-orang yang membuat semua keputusan, sebagian besar dari mereka telah tiada,” klaim Trump.
Detail Serangan dan Korban yang Diklaim
Tekanan pertanyaan dari jurnalis terus berlanjut, kali ini dari ABC News, yang mendesak Trump untuk memperjelas keyakinannya tentang korban di tubuh kepemimpinan Iran. Jawabannya tetap konsisten, mengonfirmasi intensitas operasi militer tersebut.
“Banyak yang tewas, ya. Tapi kita tidak tahu semuanya, tapi banyak yang tewas. Itu adalah serangan yang sangat kuat,” jelasnya mengenai situasi di lapangan.
Pertanyaan tentang suksesi kepemimpinan Iran pun tak terhindarkan. Saat ditanya apakah pihak AS telah mengidentifikasi figur pengganti, Trump memberikan isyarat bahwa mereka telah melakukan pemantauan. “Ya. Kami memiliki gambaran yang sangat bagus,” ungkapnya, tanpa merinci lebih jauh.
Laporan dari Sumber Militer dan Pihak Terkait
Klaim Trump ini mendapatkan penguatan dari laporan jurnalistik lain. Seorang reporter Fox News, yang mengutip sumber pejabat AS, menyatakan bahwa intelijen Amerika meyakini Khamenei telah meninggal. Menurut laporan itu, korban jiwa juga mencakup lima hingga sepuluh pemimpin senior Iran lainnya dalam serangan pembuka Israel.
Narasi ini sejalan, meski tidak sepenuhnya identik, dengan pernyataan resmi sebelumnya dari Juru Bicara Pasukan Pertahanan Israel (IDF). Pihak militer Israel menyatakan bahwa "sejumlah pemimpin senior Iran" telah menjadi "target" dan "dieliminasi" dalam serangan tersebut. Mereka menyebut nama-nama seperti Ali Shamkhani (Penasihat Urusan Keamanan), Mohammad Pakpour (Komandan Korps Garda Revolusi Iran), dan Aziz Nasirzadeh (Menteri Pertahanan).
Namun, perlu dicatat bahwa dalam pernyataan resminya, IDF secara spesifik tidak menyebutkan nama Ayatollah Ali Khamenei sebagai salah satu korban yang berhasil dieliminasi dalam operasi itu. Perbedaan detail ini menyisakan ruang untuk konfirmasi lebih lanjut di tengah situasi yang masih berkembang dan penuh ketidakpastian.
Artikel Terkait
Eskalasi Konflik Iran-AS-Israel Batalkan Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta
Harmoni Imlek Nusantara Dijadikan Mesin Penggerak Ekonomi Kreatif
Mendes PDT Ajak Yayasan Al-Khairiyah Banten Dukung Program Desa Ekspor
Wapres Gibran Bagikan Angpao pada Perayaan Imlek Nusantara 2026 di Lapangan Banteng