Pelatih Persebaya Apresiasi Mental Juang Pemain Usai Tahan Imbang Persib

- Senin, 02 Maret 2026 | 21:25 WIB
Pelatih Persebaya Apresiasi Mental Juang Pemain Usai Tahan Imbang Persib

PARADAPOS.COM - Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, mengapresiasi mental juang anak asuhnya yang mampu bangkit dari ketertinggalan untuk meraih hasil imbang 2-2 melawan Persib Bandung, Senin malam. Dalam laga sengit di Stadion Gelora Bung Tomo itu, tim tamu yang juga juara bertahan sempat dua kali unggul sebelum akhirnya ditahan Persebaya.

Apresiasi untuk Mental Pemain

Meski mengakui target awal adalah kemenangan, Tavares terlihat puas dengan reaksi timnya menghadapi tekanan. Ia menilai semangat yang ditunjukkan para pemain layak diapresiasi, meski poin penuh akhirnya tak diraih.

“Kami sebenarnya ingin menang, tapi kami harus tetap senang dengan semangat juang pemain meski hasilnya seri,” tuturnya dalam konferensi pers usai laga.

Menurut analisisnya, imbangan tersebut merupakan cerminan pertandingan yang berlangsung terbuka, di mana kedua kesebelasan sama-sama menciptakan banyak peluang emas sepanjang 90 menit.

Pergantian Pemain Berbasis Analisis

Keputusan taktik menjadi sorotan, terutama pergantian yang dilakukan jelang babak kedua. Tavares menjelaskan, keputusan itu diambil setelah Milos Raickovic melakukan pelanggaran berbahaya di akhir babak pertama, yang menandakan penurunan kondisi fisik akibat jadwal padat.

Ia lantas memasukkan Gustavo Fernandes dan mendorong Risto Mitrevski lebih maju. Langkah ini bukan tanpa perhitungan.

“Hal itu kami lakukan untuk mengantisipasi masuknya pemain bertubuh tinggi dari Persib,” jelasnya.

Keputusan tersebut diambil berdasarkan studi mendalam terhadap pola permainan lawan, yang kerap mencetak gol melalui umpan silang yang memanfaatkan keunggulan fisik para penyerangnya.

Eksperimen Posisi yang Berhasil

Strategi lain yang menuai hasil adalah penempatan Toni Firmansyah di sayap kanan, padahal posisi aslinya adalah gelandang. Tavares melihat Toni memiliki profil yang cocok: agresif, cepat, dan teknis, yang dibutuhkan di sektor tersebut. Keyakinannya terbukti dengan catatan satu assist yang diciptakan Toni dari posisi barunya.

“Dia aslinya bukan pemain sayap kanan, tapi dia menyelesaikan pertandingan di posisi tersebut,” ucap Tavares.

Dukungan Suporter sebagai Penyemangat

Di tengah badai cedera yang memaksa sejumlah pemain tampil di luar posisi natural, dukungan suporter menjadi penopang vital. Tavares secara khusus menyoroti peran Bonek dan Bonita yang memenuhi tribun.

Ia menilai atmosfer luar biasa yang tercipta memberi energi tambahan bagi para pemain di lapangan, membantu mereka melalui momen-momen sulit.

“Saya tidak bisa komplain sedikit pun terhadap apa yang terjadi para pemain,” ungkapnya, menegaskan apresiasinya.

Komitmen Pemain untuk Tim

Sentimen serupa diungkapkan oleh Toni Firmansyah. Meski kecewa dengan hasil imbang, ia menyampaikan terima kasih kepada ribuan pendukung yang hadir. Pemain berposisi multiguna itu bertekad untuk tampil lebih baik di pertandingan selanjutnya.

“Tentu saja ini bukan hasil yang kita inginkan, dan di pertandingan berikutnya saya berharap kami bisa mendapatkan tiga poin,” katanya.

Terkait penempatan posisinya, Toni menegaskan komitmennya yang utuh untuk tim. Ia siap menjalankan segala instruksi taktik dari pelatih dan tampil maksimal di posisi mana pun.

“Saya akan tampil maksimal dan selalu siap ditempatkan di posisi mana pun,” tegasnya.

Editor: Joko Susilo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar