PT BEL Salurkan Bantuan Rp300 Juta untuk Pemulihan Pascabanjir Nagan Raya

- Rabu, 04 Maret 2026 | 17:25 WIB
PT BEL Salurkan Bantuan Rp300 Juta untuk Pemulihan Pascabanjir Nagan Raya

PARADAPOS.COM - Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Aceh, menerima bantuan dana sebesar Rp300 juta dari PT Bara Energi Lestari (BEL) untuk mendukung pemulihan pascabencana banjir bandang yang melanda wilayah itu pada 25 November 2025. Bantuan dari perusahaan swasta ini diharapkan dapat mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi, khususnya untuk memulihkan infrastruktur dan kehidupan masyarakat yang terdampak.

Dukungan untuk Percepatan Pemulihan

Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Nagan Raya, Zulkifli, menyambut positif penyerahan dana tersebut. Menurutnya, kontribusi dari pihak swasta merupakan energi tambahan yang vital bagi pemerintah daerah di tengah upaya membangun kembali kawasan yang rusak.

Zulkifli menegaskan, "Bantuan ini menjadi energi tambahan bagi pemerintah daerah dalam mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi, sehingga masyarakat dapat segera bangkit dan beraktivitas kembali secara normal."

Ia juga mengapresiasi sinergi yang terbangun, seraya menekankan bahwa pemulihan pascabencana adalah tanggung jawab kolektif. Dana tersebut rencananya akan dialokasikan untuk proses pemulihan umum di kabupaten itu dan untuk memperbaiki sektor pendidikan di Beutong Ateuh Banggalang yang mengalami kerusakan parah.

Komitmen Perusahaan untuk Lingkungan Operasional

Di sisi lain, bantuan ini juga mencerminkan komitmen korporasi terhadap masyarakat di sekitar wilayah kerjanya. Departemen Head CSR PT BEL, Agussalim, menyatakan bahwa kehadiran perusahaan harus memberikan manfaat nyata, terutama dalam situasi darurat seperti bencana alam.

Agussalim mengungkapkan, "Sebagai bagian dari Kabupaten Nagan Raya, kami merasa memiliki tanggung jawab moral untuk ikut membantu percepatan pemulihan pasca-bencana. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat serta mendukung langkah pemerintah dalam proses rehab rekon."

Ia berharap kolaborasi semacam ini dapat terus diperkuat, mengingat ancaman bencana hidrometeorologi memerlukan respons yang cepat dan terkoordinasi dari semua pihak. Langkah ini tidak hanya tentang pemulihan fisik, tetapi juga tentang membangun ketangguhan komunitas menghadapi kemungkinan bencana di masa depan.

Editor: Andri Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar